ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Pascaperayaan Lebaran 2026, sejumlah ruas jalan di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, mengalami kemacetan cukup panjang. Kepadatan lalu lintas tersebut didominasi aktivitas masyarakat yang memadati pusat-pusat kuliner dan sentra oleh-oleh sejak H+2 Lebaran hingga Selasa (24/3/2026).
Lonjakan pengunjung terlihat di berbagai titik kuliner yang menjajakan makanan khas Banyumas, seperti soto hingga tempe mendoan. Selain itu, pusat oleh-oleh juga menjadi magnet utama bagi warga lokal, pendatang, maupun pemudik yang hendak kembali ke kota asal.
Salah satu titik kemacetan terparah terjadi di kawasan sentra oleh-oleh Sawangan. Arus kendaraan tersendat akibat tingginya aktivitas pembelian oleh-oleh seperti mendoan, gethuk goreng, dan aneka camilan khas lainnya. Kemacetan biasanya mulai terjadi menjelang siang hari, seiring meningkatnya jumlah pengunjung.
Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas telah dikerahkan ke lokasi untuk mengurai kepadatan. Namun, volume kendaraan yang tinggi membuat lalu lintas tetap berjalan lambat.
Seorang pemudik asal Jakarta, Ranti, mengaku harus mengubah strategi waktu kunjungannya demi menghindari kemacetan. Ia memilih datang lebih pagi setelah sebelumnya gagal membeli oleh-oleh karena antrean panjang dan kemacetan.
Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
“Pengalaman kemarin siang, macetnya panjang sekali dan antrean di toko juga lama. Akhirnya batal beli. Hari ini datang lebih pagi karena siang harus kembali ke Jakarta,” ujarnya.
Kondisi kemacetan di kawasan Sawangan juga dipicu oleh deretan kendaraan yang parkir di bahu jalan, tepat di depan toko oleh-oleh yang berada dekat pertigaan lampu lalu lintas. Meski kendaraan dari arah timur dapat langsung belok kiri, kepadatan parkir tetap memperlambat arus kendaraan.
Selain di Sawangan, kemacetan serupa juga terjadi di Jalan Overste Isdiman. Di ruas jalan tersebut, kendaraan roda empat parkir di kedua sisi jalan di depan deretan tempat kuliner, sehingga mempersempit badan jalan dan memicu antrean panjang.
Kepadatan lalu lintas juga terpantau di kawasan GOR Satria Purwokerto yang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner favorit. Antrean kendaraan yang hendak masuk ke area kuliner, ditambah banyaknya mobil yang parkir di jalan utama, semakin memperpanjang kemacetan.
Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.