ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN - Upaya pencarian korban terseret ombak di kawasan pantai selatan Kebumen memasuki hari kedua. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu dari dua korban yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (4/4/2026) siang.
Insiden nahas tersebut terjadi pada Jumat sore (3/4/2026), saat empat anak sedang beraktivitas di tepi pantai. Ombak besar yang tiba-tiba datang menyeret mereka ke tengah laut. Dua anak berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya hilang dan langsung menjadi target pencarian.
Operasi SAR yang dikoordinasikan oleh Kantor SAR Cilacap melibatkan sejumlah unsur gabungan. Memasuki hari kedua, tim melakukan penyisiran intensif sejak pagi dengan membagi kekuatan menjadi dua unit pencarian. Tim pertama menyisir perairan menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian hingga radius sekitar 1 mil laut, sedangkan tim kedua menyisir garis pantai ke arah timur dan barat.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Arif Wibowo, mengungkapkan bahwa salah satu korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.15 WIB.
Baca juga:
Polresta Banyumas Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Dipicu Konsumsi Miras Berujung Pembakaran
“Korban atas nama Gilang Aditi (12) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2,9 kilometer ke arah barat dari titik awal kejadian,” ujarnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, satu korban lainnya, Kafi Al Azam (13), hingga sore hari masih belum ditemukan.
Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, termasuk hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Operasi akan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi dengan harapan korban terakhir segera ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya ombak besar di pantai selatan yang dikenal memiliki arus kuat dan tidak terduga. Masyarakat, khususnya wisatawan, diimbau untuk lebih waspada dan mematuhi peringatan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai.