Banner Utama

Jateng Hampir Tuntas UHC, Pemprov Genjot Layanan Kesehatan Lebih Menjangkau Semua Lapisan

Kesehatan
By Vivin  —  On Apr 10, 2026
Caption Foto ; Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat bertemu dengan Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, membahas capaian layanan kesehatan.(Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG - BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus mempererat kerja sama guna memastikan layanan kesehatan masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan, dimana capaian dari program Universal Health Coverage (UHC) di Jateng hampir tuntas

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya memastikan layanan kesehatan tidak hanya luas cakupannya, tetapi juga aktif dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia juga mendorong agar kebijakan kesehatan daerah lebih berpihak pada kebutuhan riil warga.

“Untuk program-program strategis, prioritaskan kepada layanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ucapnya.

Dalam pertemuan gubernur dan BPJS Kesehatan tersebut, juga dibahas evaluasi capaian program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jateng sekaligus merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Jateng dalam menjaga keberlangsungan pembiayaan bagi peserta, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan subsidi. Ia menilai kelancaran pembayaran iuran menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas program JKN.

Baca juga: Tetap Olahraga Saat Demam? Ketahui Risikonya Sebelum Terlambat

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, terutama dalam menjaga kelancaran iuran. Ini sangat penting untuk memastikan program JKN tetap berjalan berkelanjutan,” tuturnya.

Capaikan Kepesertaan BPJS Kesehatan

Dari sisi capaian, Jawa Tengah menunjukkan performa yang cukup menggembirakan. Hingga 1 April 2026, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 98,81 persen, melampaui target nasional sebesar 98,6 persen. Meski demikian, tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 73,16 persen, sehingga diperlukan upaya lebih lanjut untuk mencapai target nasional sebesar 80 persen.

Selain itu, pendekatan promotif dan preventif juga terus didorong. Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah layanan dokter spesialis keliling atau Speling, yang bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.

Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Irma, menambahkan bahwa integrasi program Speling dengan BPJS Kesehatan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan jangkauan sekaligus efektivitas layanan di lapangan.

Baca juga: Kemenkes Perluas Vaksinasi Campak ke Dewasa, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

Ke depan, sinergi antara pemprov, pemerintah kabupaten/kota, BPJS Kesehatan, serta fasilitas layanan kesehatan akan terus diperkuat guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Jateng.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: