Banner Utama

Pria 52 Tahun di Cilongok, Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

Banyumas Raya
By Hermiana  —  On Mar 24, 2026
Caption Foto : Tim SAR melakukan evakuasi terhadap pria yang ditemukan meninggal di dasar sumur di Desa Pejogol, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Selasa (24/3/2026). (Foto ; Dok. Tim SAR).

ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS — Seorang pria berusia 52 tahun, Tarpin, ditemukan meninggal dunia di dasar sumur di area kebun Desa Pejogol, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Selasa (24/3/2025). Proses evakuasi korban oleh tim SAR gabungan berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari satu jam sejak laporan diterima.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang melintas di sekitar lokasi. Ia curiga setelah melihat sosok di dalam sumur, yang kemudian dipastikan sebagai korban dalam kondisi tidak bergerak. Temuan itu segera dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan kepada tim penyelamat.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim dari Unit Siaga SAR Banyumas begitu menerima laporan.

“Begitu laporan kami terima, tim langsung kami berangkatkan untuk melakukan evakuasi secepat mungkin,” ujarnya.

Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal

Tim diberangkatkan pukul 08.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar 33 menit kemudian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen dan menyiapkan peralatan evakuasi. Dengan menggunakan teknik khusus, tim SAR berupaya mengangkat korban dari dalam sumur yang cukup dalam dan sempit.

Sekitar pukul 09.10 WIB, korban akhirnya berhasil dievakuasi. Namun, saat diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 09.40 WIB setelah dilakukan evaluasi singkat di lokasi. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

“Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR kami tutup dan seluruh personel kembali ke kesatuannya,” tutup M. Abdullah.

Hingga kini, penyebab pasti korban terjatuh ke dalam sumur masih belum diketahui. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar area kebun atau sumur terbuka yang berpotensi membahayakan.

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: