Banner Utama

Ribuan Masjid Disiapkan Jadi Pos Singgah Pemudik Lebaran 1447 H

Nasional
By Ariyani  —  On Mar 11, 2026
Caption Foto : Pelepasan Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) di kantor Kemenag, Rabu (11/3/2026). (Foto : Dok. Kemenag),

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan ribuan masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah bagi pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Program ini diluncurkan melalui kegiatan Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) yang secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii di kantor Kemenag, Rabu  (11/3/2026).

Dalam program tersebut, sebanyak 6.859 masjid disiapkan untuk memberikan berbagai layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi titik layanan yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat selama perjalanan.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii mengatakan, keberadaan program ini menjadi upaya menghadirkan peran masjid yang lebih luas dalam melayani masyarakat, khususnya saat momentum mudik Lebaran.

“Kita bersyukur hari ini berada dalam acara pelepasan Ekspedisi Masjid Indonesia untuk menyatakan kesiapan masjid di seluruh Indonesia melayani para pemudik,” ujar Romo Muhammad Syafii.

Menurutnya, masjid seharusnya tidak hanya aktif saat waktu salat saja, tetapi juga menjadi pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Tetap hingga Akhir 2026, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Nasional

“Kita ingin mengubah wajah masjid yang selama ini terkesan hanya dibuka untuk salat lima waktu. Masjid sejatinya diprogram sesuai dengan fungsinya, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Akses Masjid Dibuka 24 Jam

Melalui program ini, masjid-masjid yang terlibat akan memberikan sejumlah layanan dasar bagi pemudik. Beberapa di antaranya adalah membuka akses masjid dan musala selama 24 jam, menjaga keamanan area ibadah dan parkir, menyediakan ruang layanan kesehatan, serta memastikan kebersihan lingkungan, terutama fasilitas toilet dan ketersediaan air bersih.

Selain layanan dasar tersebut, pemudik juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas tambahan di masjid. Fasilitas itu meliputi tempat istirahat yang layak, pusat informasi perjalanan, air minum, makanan ringan, hingga tempat pengisian daya baterai ponsel dan perangkat komunikasi lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Agama juga menggandeng Radio Elshinta untuk menyebarkan informasi mengenai lokasi masjid yang menyediakan layanan bagi pemudik sekaligus kondisi perjalanan di jalur mudik.

Baca juga: Rekrutmen Akpol 2026 Dibuka, Polri Tegaskan Tanpa Jalur Khusus dan Diawasi Publik

“Alhamdulillah, Kementerian Agama tahun ini bekerja sama dengan Radio Elshinta dalam program EMI. Insya Allah para pemudik akan mendapatkan informasi yang tepat mengenai kebutuhan selama perjalanan,” kata Muhammad Syafii.

Siaran informasi mudik melalui program Ekspedisi Masjid Indonesia di Radio Elshinta dijadwalkan berlangsung mulai H-8 hingga H+8 Lebaran. Sementara itu, layanan masjid bagi pemudik akan dibuka sejak tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Lebaran.

Melalui program ini, pemerintah berharap masjid dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi pemudik, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan umat di tengah masyarakat.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: