Banner Utama

Lebaran 2026 Jadi Motor Ekonomi Daerah, DPR Soroti Peluang Besar bagi UMKM dan Pariwisata

Politik
By Ariyani  —  On Mar 24, 2026
Caption Foto : Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga. (Foto : Dok. DPR RI).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Momentum Lebaran 2026 kembali diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional, khususnya di daerah. Peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik dinilai mampu menciptakan lonjakan perputaran uang yang signifikan di berbagai sektor.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menegaskan bahwa tradisi tahunan ini tidak hanya berkaitan dengan perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi pemicu aktivitas ekonomi yang meluas.

“Lebaran selalu menjadi momentum penting bagi perekonomian. Perputaran uang yang terjadi sangat besar dan memberikan efek berganda, terutama bagi masyarakat di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran mendorong peningkatan konsumsi di berbagai sektor, mulai dari transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, nilai perputaran uang selama Lebaran diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah.

Lamhot menilai kondisi tersebut sebagai peluang strategis untuk memperkuat ekonomi daerah berbasis sektor riil. Ia mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing dan memenuhi lonjakan permintaan selama musim libur.

Baca juga: DPR Dorong Strategi Terpadu Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global

“UMKM harus bisa menangkap peluang ini. Pemerintah juga perlu memastikan dukungan pembiayaan serta distribusi berjalan optimal agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Selain UMKM, sektor pariwisata juga diprediksi mengalami peningkatan tajam. Lonjakan jumlah wisatawan domestik selama libur Lebaran berpotensi mendongkrak tingkat hunian hotel serta kunjungan ke berbagai destinasi wisata lokal.

Potensi Unggulan Daerah

Daerah yang memiliki potensi wisata unggulan, baik alam, budaya, maupun kuliner, akan mengalami lonjakan kunjungan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Hal ini dinilai sebagai peluang emas untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Namun demikian, Lamhot mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan di daerah tujuan wisata. Aspek seperti aksesibilitas, kebersihan, dan keamanan menjadi faktor kunci dalam menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan.

Baca juga: Banjir Demak Kembali Telan Korban, Puan Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Infrastruktur

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola lonjakan aktivitas selama Lebaran. Kebijakan seperti rekayasa lalu lintas dan peningkatan layanan transportasi dinilai berperan penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

“Semakin lancar mobilitas, semakin besar pula potensi perputaran ekonomi yang terjadi,” katanya.

Di sisi lain, pelaku industri dan sektor pariwisata diminta tetap menjaga standar pelayanan di tengah meningkatnya permintaan. Hal ini penting untuk memastikan kepuasan wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor tersebut.

Lamhot berharap, momentum Lebaran tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

“Jika dikelola dengan baik, Lebaran bisa menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan ekonomi secara lebih merata,” pungkasnya.

Baca juga: DPR Dorong Dapur Bermasalah Ditutup Permanen Usai Kasus Keracunan di Jakarta Timur

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: