ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas Work From Home (WFH) yang diberlakukan pemerintah. Lonjakan penggunaan listrik di sektor rumah tangga menjadi perhatian utama, seiring semakin intensnya pemakaian berbagai perangkat elektronik selama bekerja dari rumah.
Penerapan WFH mendorong masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan konsumsi listrik, terutama dari penggunaan laptop, pendingin ruangan, hingga perangkat penunjang lainnya yang digunakan dalam durasi lebih lama dari biasanya.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengungkapkan bahwa perubahan pola aktivitas tersebut turut memengaruhi kebutuhan daya listrik pelanggan.
“Selama WFH, penggunaan perangkat elektronik menjadi lebih intens dan durasinya lebih panjang. Kondisi ini membuat kebutuhan listrik meningkat, sehingga pelanggan perlu menyesuaikan kapasitas dayanya,” jelasnya.
Pemanfaatan Layanan Digital
Baca juga:
Tak Ada Kenaikan Biaya Haji 2026, Penyesuaian Biaya Ditanggung Pemerintah
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, PLN mendorong pelanggan memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui platform ini, pelanggan dapat dengan mudah mengajukan penambahan daya listrik tanpa harus datang ke kantor layanan.
Tak hanya itu, aplikasi PLN Mobile juga menghadirkan berbagai fitur yang memudahkan pelanggan dalam mengelola kebutuhan listrik sehari-hari. Mulai dari pembayaran tagihan, pembelian token listrik, pengajuan pemasangan baru, hingga pencatatan meter mandiri dapat dilakukan dalam satu aplikasi terpadu.
Proses pengajuan tambah daya pun dirancang praktis. Pelanggan cukup memasukkan ID pelanggan atau nomor meter, melengkapi data yang diperlukan, lalu mengikuti tahapan hingga pembayaran. Seluruh proses dapat dipantau secara real time melalui aplikasi.
Selain layanan administrasi, PLN juga menyediakan fitur pengaduan untuk menangani gangguan kelistrikan. Pelanggan dapat melaporkan kendala dengan melampirkan foto serta deskripsi masalah, sekaligus menentukan jadwal kunjungan petugas.
Gregorius menegaskan, digitalisasi layanan ini menjadi langkah strategis PLN dalam memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di tengah perubahan pola hidup masyarakat.
Baca juga:
KP2MI Targetkan 500 Ribu Pekerja Terampil ke Luar Negeri
“Dengan PLN Mobile, pelanggan dapat mengakses seluruh layanan kelistrikan secara praktis dan efisien, sesuai dengan kebutuhan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.