Banner Utama

Bangkit dari Bencana, Desa Wisata Dawuhan Diserbu Ribuan Wisatawan Saat Libur Lebaran

Banyumas Raya Wisata
By Vivin  —  On Mar 29, 2026
Caption Foto : Kolam renang di Desa Wisata Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara dipadati pengunjung. (Foto ; Dok. Kominfo Banjarnegara).

ORBIT-NEWS.COM, BANJARNEGARA — Bangkit dari bencana banjir yang sempat melanda, Desa Wisata Dawuhan di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara kini justru dipadati wisatawan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam empat hari pertama Lebaran, lebih dari 3.000 pengunjung tercatat datang menikmati pesona alam dan kearifan lokal yang ditawarkan destinasi ini.

Lonjakan kunjungan tersebut menunjukkan tren positif sekaligus mempertahankan capaian tahun sebelumnya. Konsistensi ini menjadi indikator bahwa Desa Dawuhan semakin diminati sebagai tujuan wisata berbasis alam dan budaya yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Salah satu magnet utama terletak pada Pasar Renggang, pusat kuliner tradisional yang menyajikan beragam hidangan khas pedesaan. Pengunjung dapat menikmati bakmi Jawa, nasi jagung, getuk lindri, hingga jajanan pasar seperti onde-onde dan pecel. Kuliner khas seperti klepon, intip, dan bubur srintil menjadi menu favorit yang paling banyak diburu wisatawan.

Selain kuliner, pengelola menghadirkan berbagai wahana hiburan keluarga. Kolam renang dengan atraksi hujan busa menjadi daya tarik tersendiri, terutama setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Fasilitas lain seperti area bermain anak dan kereta wisata turut melengkapi pengalaman berkunjung.

Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Eryantho Arief, mengapresiasi konsep wisata yang diusung Desa Dawuhan.

“Desa Dawuhan berhasil memadukan wisata alam dengan nuansa tradisional yang kental. Lokasinya di tepi Sungai Panaraban memberikan suasana sejuk, dan aktivitas tubing juga dikelola dengan memperhatikan kondisi cuaca demi keselamatan,” tuturnya.

Simbol Kebangkitan dari Bencana

Keberhasilan menarik ribuan wisatawan ini menjadi simbol kebangkitan Desa Wisata Dawuhan setelah sempat terpuruk akibat banjir yang menyebabkan kerusakan fasilitas dan kerugian material hingga ratusan juta rupiah.

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Berbagai upaya pemulihan dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersama masyarakat setempat. Fasilitas yang rusak diperbaiki secara bertahap agar destinasi tetap layak dikunjungi, terutama saat momentum libur panjang.

Selama periode Lebaran, pengelola juga menerapkan sistem transaksi tunai untuk memudahkan wisatawan, berbeda dari hari biasa yang menggunakan koin khusus.

Pengelola Pokdarwis Dawuhan, Supri, menyebutkan bahwa operasional wisata melibatkan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja. Selain karyawan inti, tenaga tambahan dikerahkan saat hari libur guna menjaga kualitas pelayanan.

Pengelolaan destinasi ini juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa melalui pemanfaatan aset tanah desa yang dikelola secara produktif.

Meski didominasi wisatawan lokal, mulai terlihat kehadiran wisatawan mancanegara yang tertarik dengan konsep wisata berbasis budaya dan keasrian lingkungan yang ditawarkan.

Baca juga: Teknologi Jadi Jembatan Komunikasi, Telkom University Purwokerto Kembangkan Solusi bagi Penyandang Tunarungu

Ke depan, pengembangan fasilitas akan terus dilakukan secara bertahap seiring kondisi keuangan yang semakin stabil, dengan harapan Desa Wisata Dawuhan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan di Banjarnegara.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: