ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Polresta Banyumas resmi melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus pencabulan, Kamis (12/22026) siang. Dua tersangka yang ditahan yaitu SW, mantan petinggi di salah satu lembaga keagamaan dan KLR, salah satu dosen Perguruan Tinggi swasta di Banyumas.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi SH, SIK, MH saat dikonfirmasi membenarkan penahanan tersebut. Menurutnya, alasan penahanan objektif dan subjektif. Dimana tersangka dikenakan pasal dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun dan dikhawatirkan terjadi pengulangan tindak pidana atau melarikan diri dan percobaan menghilangkan barang bukti.
“Penahanan terhadap dua tersangka dilakukan setelah gelar perkara selesai, keduanya langsung ditahan. Gelar perkara berjalan cukup lama, karena tersangka ada dalam dua kasus yang berbeda,” jelas Kapolresta Petrus kepada Orbit-News.com.
Gelar perkara dihadiri oleh penyidik, seksi pengawas dan seksi hukum dari propam.
Lebih lanjut Kapolresta memaparkan, penahanan tersangka juga berkaitan dengan kepentingan untuk menghadirkan tersangka dalam proses hukum selanjutnya.
“Dari sisi alat bukti sudah mencukupi untuk dilakukan penahanan. Kita juga selalu berkoordinasi dengan penuntut umum terkait dua perkara ini dan sampai saat ini tidak ada kendala yang ditemukan,” terangnya.
Pencabulan Sesama Jenis
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, SW, laki-laki yang merupakan mantan petinggi salah satu organisasi keagamaan di Banyumas dilaporkan oleh orang tua korban CAS (46). Dalam laporannya, CAS menyatakan, dugaan pelecehan tersebut terjadi pada November 2024 di ruang kerja terlapor. Korban, yang saat itu masih duduk di kelas 3 SMA, diminta mengerjakan tugas berdua dengan petinggi lembaga.
“Anak saya laki-laki dan dilecehkan dengan diraba-raba, bahkan sempat digigit telinga. Semua terjadi di ruang kantornya,” ungkap CAS.
Sedangkan KRL dilaporkan oleh salah satu mahasiswa yang mengalami pelecehan saat bimbingan skripsi.
Baca juga: Svarga Mina Padi Banyumas, Surga Wisata Edukasi di Kaki Gunung Slamet yang Hidupkan Ekonomi Desa
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.