ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Pada Hari Raya Idulfitri, kebutuhan masyarakat untuk mempercantik hunian meningkat. Momentum ini dimanfaatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) dengan menghadirkan beragam produk kerajinan dan furnitur berbasis kearifan lokal yang tidak hanya estetik, tetapi juga berdaya saing global.
Dari sentra kerajinan di berbagai daerah, produk-produk seperti gerabah, karpet, hingga anyaman serat alami menjadi pilihan alternatif untuk memperindah interior rumah saat Lebaran. Selain mempercantik ruang tamu untuk menyambut keluarga dan kerabat, produk ini juga mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Salah satu UMKM yang mencuri perhatian adalah Mustika Indah Keramik. Berbasis di Pundong, Bantul, usaha ini mengolah tanah liat menjadi berbagai produk seperti vas bunga, guci, patung dekoratif, hingga peralatan dapur. Produk mereka dikenal memiliki sentuhan artistik khas yang diminati pasar internasional.
Pemilik usaha, Siti Nurjanah, menyebutkan bahwa produknya rutin dipamerkan di berbagai ajang, baik dalam negeri maupun luar negeri.
“Partisipasi dalam pameran membuka peluang besar untuk menjangkau pasar global,” ujarnya.
Baca juga: Inflasi Banyumas Raya Melandai di Maret 2026, Permintaan Lebaran Tetap Jadi Pemicu Utama
Selain itu, produk ramah lingkungan juga menjadi tren. Mahend Craft menghadirkan kerajinan berbahan serat enceng gondok, seperti keranjang dan karpet. Desainnya yang sederhana namun elegan membuat produk ini diminati karena fleksibel digunakan di berbagai konsep interior.
Dukungan Pertamina
Dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari strategi Pertamina dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Hingga kini, lebih dari 66 ribu UMKM telah menjadi binaan perusahaan sejak 1993, dengan sekitar 32 ribu di antaranya masih aktif.
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan inovasi produk.
“Kami ingin produk lokal menjadi pilihan utama masyarakat sekaligus mampu bersaing di pasar global,” katanya.
Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ, Platform Digital Terpadu untuk Permudah Bisnis Kelola Keuangan
Salah satu upaya konkret dilakukan melalui keikutsertaan UMKM dalam pameran internasional, seperti Indonesia International Furniture Expo 2026 yang digelar di kawasan Indonesia Convention Exhibition BSD. Dalam ajang tersebut, produk UMKM binaan Pertamina berhasil menarik minat pembeli dari berbagai negara, termasuk Spanyol, Amerika Serikat, India, Jepang, China, dan Korea Selatan.
Pertamina melihat, keterlibatan UMKM dalam pameran internasional menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di kancah global.
Selain fokus pada pengembangan ekonomi, Pertamina juga menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui dukungan terhadap target Net Zero Emission 2060 dan implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnisnya.
Melalui pembinaan berkelanjutan, UMKM diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi domestik, tetapi juga mampu menjadi duta produk unggulan Indonesia di pasar dunia.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.