Banner Utama

Arus Mudik Meningkat, 90 Kecelakaan Terjadi dalam 12 Jam; Polisi Perketat Pengawasan

Nasional
By Ariyani  —  On Mar 20, 2026
Caption Foto : Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala. (Foto : Dok.Polri).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran mulai berdampak pada kondisi lalu lintas nasional. Dalam kurun waktu 12 jam, terhitung sejak Kamis (19/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 WIB, tercatat puluhan kecelakaan terjadi di berbagai wilayah.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala, mengungkapkan bahwa selama periode tersebut terdapat 90 insiden kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 40 orang mengalami luka berat dan 138 lainnya luka ringan. Total kerugian materiil ditaksir mencapai lebih dari Rp581 juta.

Meski angka kecelakaan meningkat, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum dinilai masih terkendali. “Situasi kamtibmas relatif kondusif, namun memang ada peningkatan aktivitas masyarakat yang perlu diantisipasi,” ujar Marupa.

Di sisi penegakan hukum, aparat mencatat 22 pelanggaran lalu lintas yang seluruhnya ditindak melalui sistem tilang elektronik (ETLE). Selain itu, 47 pengendara juga diberikan teguran sebagai langkah preventif untuk meningkatkan disiplin di jalan.

Kendaraan Keluar Jakarta Meningkat 48,15%

Baca juga: Harga BBM Subsidi Tetap hingga Akhir 2026, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sementara itu, arus kendaraan keluar dari Jakarta menunjukkan lonjakan signifikan. Data dari Jasa Marga Tollroad Command Center mencatat sebanyak 208.825 kendaraan meninggalkan ibu kota melalui empat gerbang tol utama. Angka ini meningkat 48,15 persen dibandingkan kondisi normal, serta naik 4,05 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Kepadatan tertinggi terpantau di Gerbang Tol Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa. Meski demikian, petugas memastikan arus lalu lintas masih dapat dikendalikan.

Sebaliknya, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta justru mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 77.584 kendaraan masuk ke ibu kota, atau turun 42,22 persen dari kondisi normal. Kepadatan sempat terjadi di ruas Tol Jakarta–Cikampek, namun tidak berlangsung lama.

Tak hanya jalur darat, lonjakan pergerakan juga terlihat di sektor transportasi umum. Di penyeberangan, tercatat 112 perjalanan kapal di 37 pelabuhan dengan total 32.965 penumpang. Untuk lintasan padat Jawa–Sumatera, terdapat 43 perjalanan dengan jumlah penumpang mencapai 123.540 orang.

Moda transportasi lainnya juga mengalami peningkatan. Kereta api mencatat 1.504 perjalanan dengan total 616.287 penumpang, sedangkan sektor penerbangan melayani 1.879 penerbangan dengan 184.180 penumpang.

Baca juga: Rekrutmen Akpol 2026 Dibuka, Polri Tegaskan Tanpa Jalur Khusus dan Diawasi Publik

Menghadapi tingginya mobilitas ini, kepolisian mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta tidak memaksakan diri saat lelah.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga ketertiban, terutama saat malam takbiran, dengan tidak melakukan konvoi berlebihan atau tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kewaspadaan terhadap tindak kejahatan juga menjadi perhatian, baik selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah. Masyarakat diingatkan untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum bepergian.

Polri juga mengajak masyarakat mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan di titik-titik rawan.

Untuk layanan darurat dan bantuan, masyarakat dapat menghubungi hotline Polri di nomor 110 yang beroperasi selama 24 jam.

Baca juga: Potong Anggaran Perjalanan Dinas Hingga 70%, Kemenag Pastikan Program Keagamaan Tetap Jalan

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar arus mudik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkas Marupa.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: