Banner Utama

Pemprov Jateng Perkuat Pemulihan Mental Penyintas Banjir, Anak dan Ibu Jadi Prioritas

Daerah
By Vivin  —  On Jan 31, 2026
Caption Foto : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, berdialog dengan anak-anak terdampak banjir di Pemalang. (Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya berfokus pada penanganan fisik pascabencana banjir, tetapi juga memberi perhatian serius pada pemulihan kondisi mental dan sosial para penyintas. Melalui layanan psikososial dan trauma healing, Pemprov Jateng berupaya membantu warga bangkit dari tekanan emosional akibat bencana yang mereka alami.

Langkah tersebut terlihat di Posko Pengungsian Kantor Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Sejumlah anak dan perempuan yang terdampak banjir mengikuti berbagai kegiatan pemulihan, mulai dari permainan edukatif, menonton film animasi, hingga sesi konseling ringan yang dipandu tenaga profesional. Suasana pengungsian pun tampak lebih hidup. Anak-anak yang sebelumnya terlihat murung mulai menunjukkan keceriaan saat diajak bermain bersama. Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut memberi semangat tersendiri. Ia menyempatkan diri berdialog langsung, bercanda, dan menyapa anak-anak, menciptakan suasana hangat di tengah kondisi darurat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa Tengah, Ema Rachmawati, menjelaskan bahwa trauma psikologis menjadi dampak yang kerap luput dari perhatian dalam penanganan bencana. Di Pemalang, misalnya, terdapat anak-anak yang sempat terpisah dari orang tua selama beberapa jam saat banjir melanda.

“Kondisi seperti itu memunculkan rasa takut dan cemas pada anak. Karena itu kami lakukan trauma healing, biasanya melalui aktivitas bermain, menggambar, bernyanyi, dan dilanjutkan dengan konseling,” ujar Ema di sela pendampingan gubernur.

Layanan tersebut dijalankan oleh DP3AP2KB melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dengan melibatkan psikolog, lembaga layanan sosial, hingga balai karantina sosial. Pendekatan ini dirancang agar penyintas tidak hanya pulih secara emosional, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi kondisi pascabencana.

Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan

Tidak hanya anak-anak, perempuan dewasa juga menjadi sasaran utama pendampingan. Menurut Ema, tinggal cukup lama di pengungsian kerap memicu kejenuhan, kecemasan untuk kembali ke rumah, bahkan ketakutan karena kehilangan tempat tinggal.

“Untuk ibu-ibu, pendekatannya biasanya dengan aktivitas ringan dan obrolan santai agar mereka bisa menceritakan masalah yang dihadapi. Dari situ kami identifikasi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjangnya, termasuk mengajak mereka terlibat kegiatan dapur umum,” jelasnya.

Di posko tersebut juga terdapat seorang perempuan yang kehilangan anggota keluarga akibat banjir. Kasus seperti ini, lanjut Ema, akan mendapat penanganan khusus berupa konseling mendalam di luar layanan trauma healing kelompok.

Pemulihan Psikologis

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pemulihan psikologis merupakan bagian penting dari penanganan bencana. Ia memastikan seluruh instansi yang memiliki kapasitas layanan psikososial dilibatkan secara terpadu.

Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara

“Trauma healing harus lengkap. Tenaga kesehatan dari RSUD Margono Soekarjo hingga unsur kepolisian kami libatkan. Saya ingin memastikan anak-anak tetap semangat, tidak kehilangan harapan, dan bisa kembali bersekolah,” tegasnya.

Selain di Pemalang, layanan psikososial dan trauma healing serupa juga diberikan kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Purbalingga. Pemprov Jateng berharap pendekatan menyeluruh ini dapat mempercepat pemulihan masyarakat, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan sosial, sehingga mereka mampu bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: