ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, bersama beberapa pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap digelandang tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas, Jumat malam (13/3/2026). Mereka keluar dari lokasi pemeriksaan dengan pengawalan ketat petugas setelah diperiksa selama kurang lebih lima jam.
Syamsul Aulia Rachman terlihat keluar dari Gedung Satreskrim sekitar pukul 21.15 WIB. Ia mengenakan kemeja putih, celana hitam, serta masker yang menutupi sebagian wajahnya. Saat sejumlah wartawan mencoba meminta keterangan, Syamsul hanya menoleh sekilas tanpa memberikan komentar dan langsung berjalan menuju mobil yang telah disiapkan oleh petugas.
Tak lama setelah itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cilacap, Imam Jauhari, turut keluar dari gedung yang sama. Ia kemudian disusul oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Cilacap, Wahyu Ari Pramono. Sama seperti sang bupati, keduanya juga tidak memberikan pernyataan kepada awak media dan langsung menuju kendaraan masing-masing sebelum meninggalkan halaman Polresta Banyumas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, ada beberapa pejabat Cilacap yang menjalani pemeriksaan. Usai pemeriksaan, mereka tersebut selanjutnya dibawa oleh tim KPK menuju Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Mereka diberangkatkan menggunakan kendaraan terpisah dengan pengawalan ketat dari petugas.
Sementara itu, bus pariwisata yang sebelumnya membawa rombongan pejabat dari Cilacap ke Polresta Banyumas pada sore hari masih terlihat terparkir di area sekitar kantor kepolisian hingga malam hari. Belum ada kepastian mengenai moda transportasi yang akan digunakan untuk perjalanan menuju Jakarta, apakah melalui jalur darat atau menggunakan kereta api.
Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap diamankan untuk menjalani pemeriksaan awal.
Pantauan di lokasi menunjukkan rombongan pejabat dari Cilacap tiba di Mapolresta Banyumas sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka datang menggunakan sebuah bus pariwisata Ryan dengan nomor polisi R 7127 OT. Setibanya di lokasi, rombongan langsung diarahkan menuju Gedung Satreskrim untuk menjalani serangkaian pemeriksaan oleh tim penyidik.
Hingga Jumat malam, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan perkara yang melatarbelakangi operasi tangkap tangan tersebut. Namun, penanganan kasus ini diperkirakan masih terus berkembang seiring dengan proses pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh penyidik di Jakarta.
Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.