Banner Utama

Puasa Ramadan Perkuat Kendali Diri dan Ketahanan Spiritual di Era Digital

Banyumas Raya Pendidikan
By Hermiana  —  On Mar 06, 2026
Caption Foto : Dekan Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Dr. Muskinul Fuad. (Foto ; Dok. UIN Saizu).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Ibadah puasa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat pengendalian diri serta menata kembali kondisi mental dan spiritual. Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Dr. Muskinul Fuad, dalam program Lentera Ramadan.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas diri, terutama di tengah kehidupan modern yang dipenuhi tekanan dan arus informasi yang begitu cepat. Ia mengingatkan agar kesempatan bertemu bulan suci tidak disia-siakan tanpa memberikan dampak positif bagi kehidupan.

“Ramadan adalah waktu yang sangat berharga. Jika dimanfaatkan dengan baik, bulan ini bisa menjadi sarana memperkuat iman sekaligus memperbaiki kualitas kehidupan kita,” ujarnya.

Muskinul Fuad menjelaskan bahwa puasa memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar praktik fisik. Di balik ibadah tersebut terdapat dimensi spiritual yang mampu memberikan ketenangan batin dan membantu seseorang mengendalikan berbagai dorongan emosional.

Ia menuturkan, dalam berbagai kajian kesehatan, puasa bahkan kerap direkomendasikan sebagai salah satu metode terapi bagi tubuh. Namun, menurutnya, manfaat spiritual puasa jauh lebih besar karena mampu melatih kesadaran diri dan kedekatan kepada Tuhan.

Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal

“Puasa bisa dipahami sebagai terapi spiritual yang kuat. Ibadah ini melatih kita untuk mengendalikan diri, meningkatkan keimanan, dan menghadirkan kesadaran penuh dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Lebih jauh ia menilai, praktik puasa juga membantu seseorang menenangkan pikiran dan meredam stres yang muncul akibat tekanan aktivitas sehari-hari. Ramadan menjadi kesempatan untuk sejenak mengambil jarak dari rutinitas yang padat dan melakukan refleksi diri.

Tumbuhkan Empati Sosial

Selain membangun ketenangan batin, puasa juga mampu menumbuhkan empati sosial. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang diharapkan lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang kurang beruntung sehingga muncul kepedulian untuk berbagi.

Muskinul Fuad juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan jiwa selama Ramadan melalui proses penyucian diri atau tazkiyatun nafs. Menurutnya, di era digital saat ini, manusia tidak hanya menghadapi godaan dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari berbagai konten yang mudah diakses melalui perangkat digital.

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam mengonsumsi informasi selama Ramadan. Pengendalian terhadap arus informasi dinilai penting agar pikiran tetap jernih dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.

“Di era digital, kita tidak hanya perlu mengendalikan apa yang kita makan dan minum, tetapi juga apa yang kita lihat dan konsumsi dari media,” katanya.

Dalam pandangan psikologis, puasa juga dapat dipahami sebagai proses pelepasan beban mental melalui kepasrahan kepada Tuhan. Dengan membatasi berbagai bentuk konsumsi, baik fisik maupun informasi, seseorang berkesempatan untuk membangun ketenangan batin dan kejernihan berpikir.

Ia berharap Ramadan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan pribadi maupun sosial umat Islam.

Baca juga: Teknologi Jadi Jembatan Komunikasi, Telkom University Purwokerto Kembangkan Solusi bagi Penyandang Tunarungu

“Semoga Ramadan ini mampu membawa kita menjadi pribadi yang lebih baik dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” tutupnya.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: