ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Kabar baik bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Kini, akses menuju dan dari Stasiun Purwokerto semakin mudah dengan hadirnya layanan terintegrasi Bus Trans Banyumas yang resmi masuk ke area stasiun melalui pintu barat.
Peresmian rute ini dilakukan pada Jumat (27/3/2026) oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan sistem transportasi publik yang modern, terjangkau, dan terintegrasi. Kehadiran layanan ini menjadi solusi praktis bagi penumpang kereta api yang membutuhkan moda transportasi lanjutan tanpa repot.
Sadewo menegaskan bahwa integrasi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Harapan saya ke depan tidak hanya Trans Banyumas, tetapi juga layanan lain seperti Trans Jateng bisa terhubung ke sini. Dengan begitu, masyarakat akan semakin dimudahkan,” ujarnya.
Tak hanya mempermudah mobilitas, integrasi ini juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, menekan kemacetan, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan. Lebih jauh lagi, konektivitas transportasi yang semakin baik diyakini akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi.
Peningkatan Pelayanan Transportasi
Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
Dukungan penuh juga datang dari PT KAI Daop 5 Purwokerto. Vice President KAI Daop 5, Mohamad Arie Fathurrochman, menyampaikan bahwa integrasi ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kereta api. Dengan volume penumpang yang mencapai sekitar 10.000 orang per hari, bahkan hingga 20.000 orang saat musim puncak, ketersediaan akses transportasi lanjutan menjadi kebutuhan penting.
“Hal ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelanggan kereta api, melalui kemudahan akses transportasi lanjutan yang terintegrasi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, area barat Stasiun Purwokerto kini juga dilengkapi dengan fasilitas parkir yang lebih luas, mampu menampung hingga 200 mobil dan 250 sepeda motor. Hal ini semakin menunjang kenyamanan pengguna jasa transportasi.
Tiga Koridor Utama
Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, menjelaskan bahwa layanan Trans Banyumas terintegrasi ini mulai beroperasi penuh pada Sabtu, 28 Maret 2026, setiap hari pukul 05.00 hingga 20.00 WIB.
Terdapat tiga koridor utama yang melayani rute menuju Stasiun Purwokerto, yakni Koridor 1 (Ajibarang – Pasar Pon – Stasiun – Kota), Koridor 3A (Terminal Bulupitu – Stasiun – kawasan kampus hingga kembali ke terminal), dan Koridor 3B (UMP – Stasiun – Terminal Bulupitu dan terhubung dengan Trans Jateng).
Untuk kemudahan akses informasi, pengguna juga dapat memantau rute dan posisi bus secara real-time melalui aplikasi Mitra Darat.
”Dengan waktu tunggu (headway) antarbus berkisar antara 15 hingga 20 menit, diharapkan penumpang dapat menikmati layanan transportasi yang lebih efisien, nyaman, dan terintegrasi,” kata Ipoeng.
Dari sisi pembayaran, Trans Banyumas telah mengadopsi sistem cashless yang praktis dan modern. Penumpang dapat menggunakan kartu e-toll dari berbagai bank maupun QRIS dari berbagai e-wallet. Tarif yang ditawarkan pun sangat terjangkau, yakni Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 untuk tarif khusus bagi pelajar, mahasiswa, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Dengan berbagai kemudahan ini, Trans Banyumas tidak hanya menghadirkan layanan transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup baru masyarakat yang lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan. Integrasi ini menjadi bukti nyata bahwa transportasi publik di Banyumas terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.