Banner Utama

Tragedi di Kedung Pakuran, Pelajar SMK Kebumen Tewas Tenggelam Saat Berenang

Daerah
By Hermiana  —  On Jan 06, 2026
Caption Foto : Petugas mengevakuasi pelajar yang tenggelam saat mandi di Kedung Pakuran, wilayah Dusun Watu Derum, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen. (Foto ; Dok. Polres Kebumen).

ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN - Aktivitas berenang di aliran sungai berujung duka. Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kebumen dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Kedung Pakuran, Dusun Watu Derum, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng, Senin (5/1/2026) sore.

Korban diketahui bernama Dzildan Alvino Ferdianto (15), siswa kelas X SMK asal Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat korban bersama tiga rekannya mandi dan berenang di lokasi kedung.

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke Kedung Pakuran untuk berenang bersama teman-temannya. Namun, sesaat setelah masuk ke area kedung yang cukup dalam, korban diduga langsung tenggelam.

“Kedung tersebut memiliki kedalaman yang cukup berbahaya. Dari keterangan saksi, korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang sehingga langsung tenggelam,” terang Kompol Faris Budiman.

Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan

Melihat kejadian itu, teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil lantaran mereka juga tidak dapat berenang dengan baik. Teriakan minta tolong akhirnya mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi. Warga bersama-sama mengevakuasi korban ke tepi sungai. Sayangnya, saat berhasil diangkat, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Sruweng.

Petugas gabungan dari Polsek Sruweng, Polres Kebumen, Tim Inafis, tenaga medis Puskesmas Sruweng, unsur TNI, serta pemerintah desa setempat langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta pemeriksaan awal terhadap korban.

“Hasil pemeriksaan medis dan Tim Inafis menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka akibat benda tajam maupun tumpul,” jelas Kompol Faris.

Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi lanjutan. Sejumlah barang milik korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian, di antaranya pakaian, sandal, telepon genggam, uang tunai, serta sepeda motor yang digunakan korban menuju kedung.

Atas kejadian ini, Polres Kebumen mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak. Warga juga diminta lebih waspada dan menghindari lokasi perairan yang berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang.

Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: