ORBIT-NEWS.COM, PEKALONGAN - Kebakaran hebat melanda sebuah warung kaki lima di Dukuh Ringinpitu, Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu malam (11/4/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu menyebabkan bangunan warung hangus terbakar dan menimbulkan kerugian materiil belasan juta rupiah.
Kapolsek Sragi, AKP Turkhan mengatakan, api pertama kali diketahui oleh seorang pedagang pukis bernama Wahyu (33), yang saat itu tengah beraktivitas di lokasi kejadian. membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, telah terjadi kebakaran pada warung kaki lima di Dukuh Ringinpitu, Kelurahan Sragi, pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB dan pertama kali diketahui oleh penjual pukis yang sedang berada di dekat lokasi kejadian,” jelasnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, awalnya Wahyu menyadari lampu pada gerobak dagangannya tiba-tiba padam. Ia sempat mengira kondisi tersebut disebabkan oleh habisnya pulsa listrik. Namun, saat sedang merapikan dagangannya, ia justru melihat kobaran api muncul dari dalam warung penggorengan ayam yang berada tidak jauh dari posisinya.
Baca juga:
Dua Remaja Terjatuh ke Sungai Pelus Usai Motor Tabrak Pembatas Jembatan, Satu Masih dalam Pencarian
Menyadari adanya bahaya, Wahyu segera menyelamatkan gerobak miliknya dan membantu memindahkan beberapa gerobak lain di sekitar lokasi agar tidak ikut terbakar. Meski demikian, api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain, bahkan sempat menyambar kabel telepon serta teras samping rumah warga milik Lauw Kiat Tien (78).
Kobaran api yang semakin membesar membuat warga sekitar berdatangan untuk membantu. Laporan pun segera disampaikan ke pihak kepolisian. Sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran, warga bersama aparat kepolisian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Sekitar pukul 23.45 WIB, tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Pekalongan dan Pemalang tiba di lokasi kejadian. “
"Petugas pemadam kebakaran dari Pekalongan dan Pemalang tiba sekitar pukul 23.45 WIB dan api berhasil dipadamkan satu jam kemudian,” ungkap AKP Turkhan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari warung penggorengan ayam. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Baca juga:
Jalur KA Prupuk–Linggapura Kembali Normal Bertahap Usai Perbaikan Jembatan, 13 Perjalanan Sempat Terdampak