ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen. Kondisi tersebut memicu berbagai kejadian bencana, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan bangunan rumah warga di beberapa kecamatan.
Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menyampaikan bahwa seluruh peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian materiil tidak dapat dihindari akibat kerusakan pada bagian rumah warga yang tertimpa pohon atau terdampak angin kencang.
“Personel kepolisian telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta membantu proses penanganan di lapangan bersama unsur terkait,” ujar Kompol Faris, Sabtu, (10/1/2026).
Salah satu kejadian terjadi di Dukuh Wanasari, Desa Demangsari, Kecamatan Ayah. Sebatang pohon andem yang kondisinya sudah mati roboh dan menimpa rumah milik Tri Ponidi (37) pada Jumat siang sekitar pukul 14.30 WIB. Pohon tersebut jatuh tepat di bagian atap dan mengakibatkan kerusakan pada ruang keluarga. Hujan deras dan hembusan angin kencang diduga menjadi pemicu utama tumbangnya pohon tersebut.
Petugas dari Polsek Ayah, dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa, segera mendatangi lokasi kejadian. Selain mendata saksi dan pemilik rumah, petugas juga bersama warga melakukan pembersihan material pohon dan puing bangunan.
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Bencana serupa juga terjadi di Kecamatan Petanahan. Pada Kamis malam, 8 Januari, sekitar pukul 22.15 WIB, dapur rumah milik Basriyah (59), warga Desa Karangduwur, ambruk akibat hujan lebat dan angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah berada di bagian depan saat kejadian berlangsung. Masih di wilayah Petanahan, pohon jati tumbang dan menimpa dapur rumah Andar Tofik Pambudi di Desa Tanjungsari pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Pohon yang berada di tepi saluran air belakang rumah roboh akibat kondisi tanah yang labil serta terpaan angin.
Kejadian lain terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.35 WIB di Desa Banjarwinangun. Sebatang pohon adem ati tumbang dan merusak dapur rumah milik Suwarso (62). Peristiwa tersebut diketahui korban saat sedang beristirahat dan mendengar suara keras dari arah belakang rumah.
Menindaklanjuti kejadian-kejadian tersebut, Polsek Petanahan bersama BPBD, pemerintah desa, serta warga setempat melakukan pengecekan lokasi, pendataan kerugian, dan pembersihan material pohon serta bangunan yang rusak. Polres Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar atau memiliki bangunan dengan kondisi yang sudah rapuh. Langkah antisipasi dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko bencana akibat cuaca ekstrem.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.