ORBIT-NEWS.COM, WONOSOBO - Mie Ongklok merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Hidangan ini tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang khas, tetapi juga karena nilai sejarah dan budaya yang melekat di dalamnya sebagai bagian dari identitas masyarakat Wonosobo.
Kabupaten Wonosobo dikenal sebagai daerah pegunungan yang sejuk dan subur. Kondisi geografis ini turut membentuk karakter kuliner masyarakatnya, termasuk Mie Ongklok yang hingga kini tetap bertahan sebagai makanan tradisional yang digemari berbagai kalangan.
Setelah itu, mie disajikan dengan kuah kental berbahan dasar kanji yang dibumbui rempah-rempah khas, serta ditambahkan irisan daun kucai dan taburan bawang goreng. Biasanya, Mie Ongklok disajikan bersama sate sapi atau tempe kemul sebagai pelengkap.
Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
Penetapan Mie Ongklok sebagai Warisan Budaya Takbenda menunjukkan bahwa kuliner ini tidak hanya bernilai sebagai makanan, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Status ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya masyarakat Wonosobo dalam menjaga keberlanjutan kuliner lokal mereka.
Baca juga: Serunya Menyusuri Keindahan Alam Bawah Tanah dan Jejak Legenda Kamandaka di Goa Jatijajar Kebumen
Sebagai WBTb, Mie Ongklok juga menjadi simbol identitas budaya yang memperkuat daya tarik wisata daerah. Banyak wisatawan yang datang ke Wonosobo tidak hanya untuk menikmati keindahan alam seperti Dieng, tetapi juga untuk mencicipi kuliner khas ini langsung dari daerah asalnya.
Keberadaan Mie Ongklok sebagai Warisan Budaya Takbenda menjadi bukti bahwa kuliner tradisional bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian penting dari sejarah, identitas, dan kebanggaan masyarakat Wonosobo.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.