Banner Utama

Dari Board Game ke Podium Wisuda: Yossi Khoerul Izata, Lulusan Terbaik FEB Unsoed dengan IPK Sempurna

Banyumas Raya Pendidikan
By Hermiana  —  On Apr 08, 2026
Caption Foto : Yossi Khoerul Izata, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini lulus dengan IPK sempurna. (Foto : Dok. Unsoed).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Tidak semua mahasiswa menempuh jalur skripsi untuk meraih gelar sarjana. Yossi Khoerul Izata, lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), membuktikan bahwa ide sederhana bisa membawa kesuksesan besar. Dengan IPK sempurna 4,00, Yossi menyelesaikan studinya melalui proyek inovatif berupa board game literasi keuangan, yang bahkan membawanya meraih medali emas di ajang World Youth Invention and Innovation Award 2024.

Pada prosesi wisuda di Graha Widyatama, ribuan mahasiswa dan keluarga hadir menyaksikan momen bersejarah itu. Yossi tampil sebagai perwakilan wisudawan sekaligus lulusan terbaik FEB.

“Awalnya cukup gugup berbicara di depan ribuan orang, tapi saya bersyukur bisa mewakili teman-teman,” ujarnya.

Yossi menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Purwokerto, di mana ia aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan belajar berbasis praktik. Lingkungan ini menumbuhkan keberanian untuk mencoba hal baru, yang kemudian menjadi modal penting di perguruan tinggi. Ia memilih Program Studi Akuntansi Unsoed dengan motivasi sederhana: belajar dengan baik dan mencari pengalaman. 

“Waktu masuk kuliah, saya hanya ingin mencoba berbagai pengalaman di kampus. Tidak pernah membayangkan akan sampai di titik ini,” katanya.

Berasal dari keluarga sederhana, Yossi adalah anak pertama dari dua bersaudara. Masa kecilnya tidak mudah; ibunya sempat bekerja di Jakarta dan Taiwan untuk membantu perekonomian keluarga, sementara ayahnya bekerja sebagai karyawan swasta. Dukungan orang tua yang penuh kepercayaan menjadi kekuatan Yossi untuk mengejar pendidikan dan berbagai aktivitas kampus. 

Di kampus, Yossi aktif di Kelompok Studi Pasar Modal, mempelajari analisis saham dan dinamika pasar keuangan. Ia juga menjadi asisten laboratorium akuntansi, membimbing mahasiswa D3 dalam praktikum. Sejak semester tiga, Yossi mulai mengikuti kompetisi akademik, lebih dari 30 lomba ia ikuti, dari National Accounting Competition hingga National Accounting and Tax Olympiad, meraih berbagai juara dan penghargaan Best Speaker. 

“Dari lomba-lomba itu, saya belajar bahwa proses lebih penting daripada sekadar menang,” katanya.

Inovasi Board Game

Proyek inovatif Yossi bersama timnya lahir dari keinginan sederhana, yaitu membuat media pembelajaran literasi keuangan lebih menarik. Board game yang mereka ciptakan meniru konsep monopoli, namun fokus pada pengelolaan uang, investasi, dan pengambilan keputusan finansial. Proyek ini membawa Yossi meraih medali emas di tingkat nasional dan menjadi salah satu jalur penyelesaian studinya.

Baca juga: Polresta Banyumas Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Dipicu Konsumsi Miras Berujung Pembakaran

“Kami ingin literasi keuangan terasa dekat dengan anak muda, belajar sambil bermain,” jelas Yossi. 

Kini, setelah resmi menjadi sarjana, Yossi menekankan pentingnya proses dan ketekunan. Dari bangku SMK Purwokerto hingga podium Graha Widyatama, perjalanan Yossi membuktikan bahwa langkah kecil dan ide sederhana bisa membuka jalan menuju pencapaian luar biasa.

“Setiap orang pasti punya fase sulit, tapi sebaik-baiknya proses pasti ada akhirnya. Jalani pelan-pelan dan lakukan yang terbaik setiap hari,” pesannya.


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: