ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi El Nino yang diperkirakan mulai berdampak dalam waktu dekat. Ancaman kekeringan yang menyertai fenomena ini dinilai berpotensi mengganggu produksi pangan nasional jika tidak diantisipasi sejak dini.
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah mengandalkan optimalisasi sarana pertanian, khususnya pemanfaatan pompa air yang telah didistribusikan ke berbagai daerah. Selain itu, percepatan intervensi di lapangan serta kesiapan petani menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas produksi di tengah tekanan iklim.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alam Syah, menyebut bahwa pemerintah telah menyalurkan puluhan ribu unit pompa air kepada kelompok tani sejak beberapa tahun terakhir. Bantuan tersebut diharapkan menjadi solusi utama dalam mengatasi keterbatasan air saat musim kering.
“Pompa air yang sudah disalurkan harus dimanfaatkan secara maksimal. Ini merupakan alat penting untuk menjaga produktivitas lahan ketika terjadi kekeringan,” terangnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan penggunaan pompa air tidak hanya bergantung pada alat, tetapi juga kesiapan sumber air serta pengelolaan distribusi yang baik. Petani diminta memastikan saluran irigasi berfungsi optimal dan melakukan pengaturan air secara efisien.
Baca juga: Harga BBM Subsidi Tetap hingga Akhir 2026, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Identifikasi Sumber Air Alternatif
Kementan juga mendorong petani untuk melakukan langkah antisipatif lainnya, seperti mengidentifikasi sumber air alternatif, memperbaiki infrastruktur pendukung, serta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengalaman menghadapi El Nino sebelumnya menjadi pelajaran berharga. Pada 2023, pemerintah mampu menekan dampak kekeringan melalui berbagai program seperti pompanisasi, perbaikan irigasi, dan optimalisasi lahan.
“Respons cepat dan kerja terintegrasi terbukti mampu menjaga produksi tetap stabil, meskipun di tengah kondisi iklim yang ekstrem,” tegasnya.
Baca juga: Rekrutmen Akpol 2026 Dibuka, Polri Tegaskan Tanpa Jalur Khusus dan Diawasi Publik
Dengan potensi El Nino yang kembali menguat, Kementan memastikan seluruh jajaran telah disiagakan untuk memperkuat langkah mitigasi di berbagai wilayah. Pemerintah juga mengajak petani untuk proaktif memanfaatkan sarana yang ada agar sektor pertanian tetap tangguh menghadapi perubahan iklim.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.