ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Arus mobilisasi penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencapai puncaknya pada H+2 Lebaran, Minggu (22/3/2026). Pada hari tersebut, total pergerakan penumpang tercatat menembus angka 64.513 orang, menjadi yang tertinggi selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang tersebut merupakan puncak arus mobilitas masyarakat setelah Lebaran.
“Pada H+2 Lebaran, kami mencatat total pergerakan penumpang mencapai 64.513 orang, dengan rincian 32.877 penumpang berangkat dan 31.636 penumpang tiba di wilayah Daop 5 Purwokerto. Angka ini menjadi yang tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026,” jelasnya, Senin (23/3/2026).
Kepadatan juga terlihat signifikan di Stasiun Purwokerto sebagai salah satu simpul utama transportasi. Dalam sehari, stasiun ini melayani 19.252 penumpang, terdiri dari 10.120 penumpang berangkat dan 9.132 penumpang tiba.
Baca juga:
Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
Secara keseluruhan, penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga Senin (23/3) siang, total tiket yang telah terjual mencapai 256.066 lembar.
21 KA Jarak Jauh
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Daop 5 mengoperasikan 21 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) setiap harinya. Jumlah tersebut termasuk dua perjalanan tambahan, yakni KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo–Pasarsenen dan KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kutoarjo–Kiaracondong.
Selain meningkatkan kapasitas layanan, KAI juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan matang, terutama dalam mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun. Penumpang disarankan tiba minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas.
Penggunaan fasilitas Face Recognition Boarding Gate juga terus didorong, khususnya di Stasiun Purwokerto dan Kutoarjo, guna mempercepat proses boarding dan mengurangi antrean.
Baca juga:
Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
Tak kalah penting, penumpang diingatkan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan, baik saat berada di area stasiun maupun selama perjalanan di dalam kereta.
“Kami berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan, terutama di momen penting seperti Lebaran. Harapannya, perjalanan masyarakat dapat berlangsung lancar sehingga momen berkumpul bersama keluarga tetap terasa menyenangkan,” tutup As’ad.