Banner Utama

Gubernur Jateng Temui Ulama Jelang Lebaran, Bahas Kesejahteraan hingga Harga Pangan

Daerah
By Vivin  —  On Mar 20, 2026
Caption Foto ; Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersilaturahmi ke pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittihad Poncol, KH Fathurrohman Thohir di Kabupaten Semarang, Jumat (20/3/2026). (Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan rangkaian kunjungan ke sejumlah tokoh ulama di Kabupaten Semarang, Jumat (20/3/2026). Dalam agenda tersebut, isu kesejahteraan masyarakat hingga stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi topik utama pembahasan.

Kunjungan pertama dilakukan ke pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittihad Poncol, KH Fathurrohman Thohir. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat bersama keluarga dan para santri, keduanya berdialog terkait kondisi ekonomi masyarakat menjelang Lebaran.

Kiai Fathurrohman menyoroti adanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang dirasakan masyarakat. Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi mengakui adanya fluktuasi harga, terutama pada komoditas cabai yang dipengaruhi faktor musim tanam dan panen di tengah curah hujan tinggi.

“Memang ada kenaikan, terutama cabai. Namun, secara umum kondisi masih terkendali. Kami juga memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok, dan pemerintah sudah melakukan langkah intervensi untuk menekan harga,” ujar Luthfi.

Pondok Pesantren Girikusumo

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Dari lokasi tersebut, Luthfi melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Girikusumo, Mranggen, untuk bersilaturahmi dengan pengasuhnya, KH Munif Muhammad Zuhri atau yang akrab disapa Mbah Munif.

Dalam pertemuan itu, pembahasan tidak hanya berkisar pada kondisi sosial masyarakat, tetapi juga menyentuh arah pembangunan daerah. Mbah Munif menekankan pentingnya kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan.

Pesan tersebut selaras dengan program yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Luthfi memaparkan sejumlah langkah strategis, mulai dari layanan dokter spesialis keliling ke desa-desa terpencil hingga program pengentasan kemiskinan berbasis kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak lagi parsial, melainkan berbasis pemetaan masalah secara menyeluruh agar intervensi yang diberikan lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah juga menyusun peta jalan pembangunan yang disinergikan antar kabupaten/kota.

“Penanganan kemiskinan kami lakukan dari akar persoalan. Semua daerah bergerak bersama dalam satu arah kebijakan agar hasilnya lebih optimal,” jelasnya.

Baca juga: Kolaborasi Besar Digencarkan, Jawa Tengah Rancang Penanganan Menyeluruh Banjir Demak

Selain itu, program pemberdayaan pesantren melalui gerakan Santri Obah juga terus didorong sebagai bagian dari penguatan peran santri dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Mbah Munif juga menyoroti persoalan infrastruktur, khususnya akses jalan penghubung Mranggen–Ungaran yang terdampak longsor. Jalur tersebut dinilai penting karena menjadi alternatif mobilitas warga.

Kunjungan ditutup dengan suasana penuh keakraban, termasuk momen simbolis saat Mbah Munif memberikan kacamata hitam kepada Luthfi, sebuah bentuk kedekatan yang mencerminkan hubungan antara pemimpin daerah dan ulama.

Melalui rangkaian silaturahmi ini, Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan, stabilitas ekonomi, dan nilai-nilai keagamaan, terutama menjelang momentum besar Idulfitri.

Baca juga: Banjir Tanggul Jebol di Guntur Demak: Puluhan Rumah Rusak, Warga Butuh Air Bersih dan Perlengkapan Dasar

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: