ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Prestasi membanggakan datang dari alumni Program Studi Sistem Informasi Telkom University Purwokerto. Ayu Silvia S.Kom, yang berhasil meraih beasiswa Global Korea Scholarship (GKS-G) dan melanjutkan pendidikan di Korea Selatan sebagai mahasiswa internasional di Gyeongsang National University.
“Melanjutkan studi di luar negeri adalah impian yang sudah lama saya miliki. Saya percaya tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan menyeimbangkannya dengan doa,” tuturnya.
Ayu merupakan lulusan Sistem Informasi angkatan 2020 yang menyelesaikan studinya pada Februari 2024. Tidak lama setelah kelulusan, ia memanfaatkan kesempatan dengan mengikuti seleksi beasiswa Global Korea Scholarship yang dibuka kembali bagi mahasiswa internasional.
Melalui proses seleksi yang cukup ketat, Ayu akhirnya dinyatakan lolos dan memulai perjalanan akademiknya di Korea Selatan pada Agustus 2024. Ia kini menempuh pendidikan di Gyeongsang National University sebagai salah satu penerima beasiswa bergengsi tersebut.
Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
Ketertarikan Ayu untuk melanjutkan studi di Korea Selatan berawal dari pengalaman singkatnya saat transit di Bandara Internasional Incheon pada tahun 2023. Saat itu, Korea Selatan menjadi negara pertama yang ia kunjungi sebelum mengikuti program pertukaran pelajar di Amerika Serikat.
Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam dan memotivasi Ayu untuk kembali ke Korea Selatan, kali ini sebagai mahasiswa. Ia kemudian mempersiapkan diri dengan mempelajari secara rinci persyaratan beasiswa serta menyesuaikan rencana akademik dan kariernya.
Beradaptasi dengan Tantangan
Selain menghadapi proses seleksi yang kompetitif, Ayu juga harus beradaptasi dengan berbagai tantangan selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa internasional. Salah satunya adalah menjalani bulan Ramadan di negara dengan jumlah Muslim yang relatif sedikit.
Di sisi lain, jadwal perkuliahan yang padat juga menjadi tantangan tersendiri. Beberapa kelas bahkan berlangsung hingga malam hari sehingga ia harus mampu mengatur waktu antara kegiatan akademik dan ibadah.
Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
“Jadwal kuliah saya biasanya dari sore sampai malam, bahkan terkadang sampai pukul 10 malam. Jadi harus pintar mengatur waktu antara kuliah dan ibadah,” katanya.
Tantangan lain yang dihadapi Ayu adalah penggunaan bahasa Korea dalam beberapa materi perkuliahan. Kondisi tersebut membuatnya harus belajar lebih mandiri di luar jam kelas agar dapat memahami materi dengan lebih baik.
Kisah Ayu Silvia ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Telkom University Purwokerto untuk berani mengejar peluang studi di tingkat internasional serta terus mengembangkan potensi diri agar mampu bersaing secara global.