ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama masa Ramadan dan Idulfitri 2026 dalam kondisi aman. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat, perusahaan menyiapkan berbagai langkah penguatan distribusi serta layanan tambahan di sejumlah jalur mudik.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, mengatakan pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 yang mulai bertugas sejak 9 Maret hingga 1 April 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan daring bersama media, Kamis (12/3/2026).
“Selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, kami memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi, khususnya BBM, agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Fanda.
Menurutnya, konsumsi BBM diproyeksikan meningkat cukup signifikan dibandingkan kondisi normal, terutama pada jenis gasoline yang digunakan kendaraan pribadi. Penjualan gasoline diperkirakan mencapai sekitar 16.863 kiloliter per hari, atau naik sekitar 30 persen dibandingkan rata-rata penjualan normal.
Baca juga: Inflasi Banyumas Raya Melandai di Maret 2026, Permintaan Lebaran Tetap Jadi Pemicu Utama
Sebaliknya, konsumsi gasoil yang banyak digunakan kendaraan logistik diperkirakan mengalami penurunan seiring pembatasan operasional angkutan barang selama periode mudik Lebaran.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina juga mengoptimalkan jaringan infrastruktur energi di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini terdapat lebih dari 1.100 SPBU, ratusan Pertashop, serta berbagai fasilitas pendukung yang disiagakan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama masa mudik.
Siapkan SPBU Modular Hingga Motoris
Selain itu, Pertamina menyiapkan SPBU modular, motoris pengantar BBM, hingga mobile storage di sejumlah titik jalur padat kendaraan dan lokasi wisata. Layanan tambahan ini disiapkan guna memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan BBM meskipun terjadi lonjakan mobilitas.
Fanda menjelaskan, fokus utama layanan energi selama masa mudik berada di jalur tol, rest area, bandara, serta destinasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama periode libur panjang.
Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ, Platform Digital Terpadu untuk Permudah Bisnis Kelola Keuangan
“Kami juga memperkuat monitoring kualitas BBM di seluruh SPBU serta meningkatkan layanan bagi masyarakat, sehingga selain ketersediaan produk terjaga, kualitas dan kenyamanan pelanggan juga tetap menjadi prioritas,” kata Fanda.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan aktivitas selama Ramadan hingga Idulfitri dengan lebih nyaman, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM.