ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Puasa sering dianggap sebagai momen yang tepat untuk menurunkan berat badan. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit orang justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan puasa. Hal ini terjadi karena pola makan yang tidak terkontrol serta minimnya aktivitas fisik selama menjalani ibadah puasa.
Secara umum, berat badan seseorang sangat dipengaruhi oleh keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas yang dilakukan. Jika jumlah makanan yang dikonsumsi lebih banyak dibandingkan energi yang digunakan tubuh untuk beraktivitas, maka kelebihan kalori tersebut akan disimpan oleh tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan.
Pada saat puasa, kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan manis saat berbuka juga berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Apabila kalori tersebut tidak digunakan melalui aktivitas fisik, maka energi berlebih akan disimpan di dalam tubuh, terutama di hati, otot, dan jaringan lemak. Dalam jangka panjang, penumpukan ini dapat memicu masalah kesehatan seperti kegemukan hingga perlemakan hati.
Karena itu, menjaga keseimbangan antara pola makan dan aktivitas fisik menjadi kunci penting agar berat badan tetap stabil selama puasa. Aktivitas fisik membantu tubuh memanfaatkan kalori yang masuk sebagai sumber energi, sehingga tidak menumpuk menjadi lemak.
Olahraga
Baca juga: Rutin Bergerak, Cara Sederhana Kendalikan Hipertensi Tanpa Obat
Beberapa jenis olahraga ringan dinilai aman dilakukan saat berpuasa, seperti yoga, taichi, maupun joging dengan intensitas ringan. Meski demikian, olahraga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Durasi yang dianjurkan berkisar antara 30 menit hingga 1 jam dengan frekuensi sekitar tiga kali dalam seminggu.
Selain jenis dan durasi olahraga, waktu pelaksanaan juga perlu diperhatikan. Olahraga ringan dapat dilakukan sekitar 20 menit hingga satu jam sebelum waktu berbuka puasa. Tujuannya agar tubuh tidak mengalami kekurangan cairan dalam waktu yang lama. Alternatif lainnya adalah berolahraga sekitar 30 menit setelah berbuka puasa, sehingga tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan terlebih dahulu.
Di sisi lain, kebiasaan langsung tidur setelah makan juga sebaiknya dihindari. Saat tidur, tubuh tidak membutuhkan banyak energi sehingga proses pembakaran kalori menjadi kurang optimal. Akibatnya, makanan yang dikonsumsi berpotensi disimpan sebagai cadangan lemak dan memicu kenaikan berat badan.
Dengan menjaga pola makan yang seimbang, mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, serta rutin melakukan aktivitas fisik ringan, puasa dapat menjadi kesempatan yang baik untuk menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan berat badan ideal.
Baca juga: Kapan Penderita Hipertensi Perlu Minum Obat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.