Banner Utama

Stok BBM RI Tersisa 21 Hari, DPR RI Ajak Masyarakat Hemat dan Bijak

Politik
By Ariyani  —  On Mar 07, 2026
Caption Foto : Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Gobel. (Foto : Dok. IG).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Gobel, menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah terkait kondisi cadangan energi nasional. Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, yang menyebut stok bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri hanya cukup untuk 21 hari, menurut Gobel, menjadi momen penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan energi yang bijak.

“Keterbukaan ini penting agar masyarakat memahami situasi nyata. Di sisi lain, masyarakat bisa diajak untuk berhemat dalam penggunaan energi,” ungkapnya.

Politisi dari Fraksi Partai NasDem tersebut juga menyoroti dampak dinamika global, khususnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia, termasuk minyak, gas, dan listrik.

Menurutnya, situasi ini menjadi pelajaran strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah jangka panjang seperti diversifikasi pasokan energi dan penguatan infrastruktur menjadi sangat penting.

“Pemerintah, termasuk PLN dan Pertamina, perlu segera mengambil langkah strategis. Ini juga menjadi evaluasi untuk melihat apa yang masih kurang dan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Baca juga: DPR Dorong Strategi Terpadu Hadapi Ancaman Krisis Pangan Global

Investasi Sektor Energi

Salah satu fokus utama adalah percepatan investasi di sektor energi, terutama pengembangan kilang (refinery) dan energi baru terbarukan. Rahmat Gobel menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif agar proyek-proyek strategis dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM. Edukasi publik menjadi kunci agar perilaku membeli berlebihan atau menimbun bahan bakar tidak memperburuk kondisi.

“Sebagai negara besar, kita harus memperkuat sistem energi agar lebih tangguh dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global. Ini pelajaran bagi kita semua,” pungkasnya.

Baca juga: Banjir Demak Kembali Telan Korban, Puan Desak Evaluasi Total Mitigasi dan Infrastruktur

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: