Banner Utama

Waspada! Ini Daftar Olahraga Berisiko bagi Penderita Diabetes

Kesehatan
By Ariyani  —  On Apr 02, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam pengelolaan diabetes. Selain membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, olahraga juga berperan dalam mengontrol berat badan dan menurunkan risiko komplikasi. Namun, tidak semua jenis olahraga aman dilakukan, terutama bagi penderita yang sudah mengalami gangguan tertentu.

Para ahli kesehatan mengingatkan, pemilihan olahraga yang kurang tepat justru bisa memicu cedera, memperparah komplikasi, hingga meningkatkan risiko hipoglikemia. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan lebih selektif sebelum memulai aktivitas fisik.

Beberapa jenis olahraga diketahui memiliki risiko lebih tinggi, terutama jika melibatkan kontak fisik keras, tekanan berulang pada kaki, atau aktivitas intens dalam durasi panjang.

Olahraga bela diri seperti taekwondo dan judo, misalnya, dinilai berisiko karena melibatkan benturan dan kontak langsung. Cedera seperti memar, luka terbuka, hingga pendarahan bisa terjadi. Pada penderita diabetes, luka cenderung lebih sulit sembuh dan berpotensi menimbulkan infeksi serius. Selain itu, bagi penderita dengan komplikasi mata seperti retinopati, benturan keras dapat memperburuk kondisi pembuluh darah di mata.

Aktivitas lain seperti sepak takraw dan futsal juga perlu diwaspadai. Kedua olahraga ini menuntut kelincahan tinggi, gerakan cepat, serta perubahan arah secara mendadak. Risiko cedera pada kaki, pergelangan, hingga lutut cukup tinggi, sementara luka kecil pada penderita diabetes bisa berkembang menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan baik.

Baca juga: Rutin Bergerak, Cara Sederhana Kendalikan Hipertensi Tanpa Obat

Sementara itu, olahraga sederhana seperti lompat tali ternyata tidak selalu aman. Tekanan berulang saat mendarat dapat memicu luka pada telapak kaki, terutama bagi penderita yang sudah mengalami gangguan saraf atau sirkulasi darah.

Olahraga dengan intensitas tinggi dan durasi panjang seperti lari jarak jauh juga perlu dilakukan dengan pengawasan ketat. Tanpa pengaturan asupan makanan dan pemantauan gula darah, aktivitas ini berisiko menyebabkan hipoglikemia. Selain itu, gesekan berulang pada kaki dapat menimbulkan lecet yang sulit sembuh.

Tak hanya itu, angkat beban berat juga termasuk aktivitas yang perlu dibatasi. Lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba saat mengangkat beban dapat membahayakan penderita dengan komplikasi jantung, pembuluh darah, atau mata.

Olahraga Ringan

Meski demikian, bukan berarti penderita diabetes harus menghindari olahraga sepenuhnya. Justru, aktivitas fisik tetap dianjurkan dengan catatan dilakukan secara aman dan sesuai kondisi tubuh.

Baca juga: Kapan Penderita Hipertensi Perlu Minum Obat? Ini Penjelasan Lengkapnya

Beberapa pilihan olahraga yang relatif aman antara lain jalan kaki, bersepeda santai, berenang, dan yoga. Jenis olahraga ini cenderung minim risiko cedera dan tetap efektif membantu menjaga kebugaran.

Agar tetap aman, penderita diabetes dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program olahraga. Selain itu, penting untuk menggunakan alas kaki yang nyaman, rutin memantau kadar gula darah, serta segera menghentikan aktivitas jika muncul gejala seperti pusing, gemetar, atau keringat dingin.

Pemeriksaan kondisi kaki sebelum dan sesudah olahraga juga menjadi langkah penting untuk mencegah luka yang tidak disadari. Menyiapkan camilan dan air minum saat berolahraga juga dapat membantu mengantisipasi penurunan gula darah secara mendadak.

Dengan pemilihan aktivitas yang tepat dan pengawasan yang baik, olahraga tetap bisa menjadi kunci hidup sehat bagi penderita diabetes tanpa harus meningkatkan risiko kesehatan.

Baca juga: Darurat TB di Indonesia: Setiap 4 Menit Satu Nyawa Melayang, Pemerintah Gaspol Eliminasi

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: