ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN — Kecelakaan kerja tragis terjadi di Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Kamis (9/4/2026). Dua pekerja bangunan tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga. Satu orang meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka bakar berat dan masih menjalani perawatan intensif.
Korban meninggal diketahui bernama Sarno (33), sedangkan rekannya, Widi Saputra (29), mengalami luka serius. Keduanya merupakan warga Dukuh Tedunan, Desa Giritirto.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di rumah milik warga setempat. Saat itu, kedua korban bersama sejumlah warga lain tengah melakukan pemasangan genteng di bagian atap.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, insiden bermula ketika salah satu korban tidak menyadari adanya kabel listrik bertegangan di dekat lokasi kerja. Saat berdiri di atas atap, bagian kepala korban menyentuh kabel tersebut dan langsung tersengat.
Baca juga:
Penumpang KAI Daop 5 Purwokerto Melonjak 29 Persen di Awal 2026
“Korban pertama tersengat listrik dan terjatuh. Korban kedua yang berada di dekatnya ikut tersengat karena terjadi kontak fisik,” jelas Kapolres, Jumat (10/4/2026).
Warga yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi kedua korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawa Sarno tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 12.20 WIB setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Luka Bakar Serius
Sementara itu, Widi Saputra harus dirujuk ke RSUD Kebumen akibat luka bakar serius yang mencapai sekitar 90 persen di bagian dada, perut, dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Sarno mengalami luka bakar di bagian lengan serta tanda-tanda fatal akibat sengatan listrik. Sedangkan kondisi Widi saat ini masih dalam pengawasan intensif tim medis.
Baca juga:
Polresta Banyumas Ungkap Investasi Pemotongan Sapi Fiktif, Satu Pelaku Diamankan
Kapolres menyatakan telah menangani kejadian tersebut dan turut membantu proses evakuasi korban. Jenazah korban meninggal dunia juga telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” kata Kapolres.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melakukan aktivitas di sekitar instalasi listrik, terutama pada pekerjaan di ketinggian seperti perbaikan atap. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama, termasuk memastikan lingkungan kerja aman dari potensi bahaya listrik yang kerap luput dari perhatian.