Banner Utama

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Sebelum Olahraga

Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Menjaga pola makan sebelum berolahraga ternyata sama pentingnya dengan memilih jenis latihan yang tepat. Asupan yang keliru justru dapat mengganggu sistem pencernaan, menurunkan stamina, hingga membuat aktivitas fisik terasa lebih berat dan tidak optimal.

Saat berolahraga, tubuh membutuhkan energi yang cepat diserap serta nutrisi yang mendukung kerja otot dan pernapasan. Namun, tidak semua makanan cocok dikonsumsi sebelum aktivitas fisik. Beberapa jenis makanan membutuhkan waktu cerna lebih lama atau minim manfaat energi, sehingga berisiko menimbulkan rasa tidak nyaman saat bergerak.

Berikut sejumlah makanan yang disarankan untuk dihindari sebelum olahraga:

Kacang-kacangan kerap dianggap sebagai camilan sehat karena kaya protein dan serat. Namun, kandungan serat yang tinggi membuat makanan ini lebih lama dicerna dan berpotensi meningkatkan produksi gas di dalam usus. Akibatnya, perut bisa terasa kembung dan mengganggu kenyamanan selama olahraga.

Baca juga: Salah Pilih Sepatu Olahraga Bisa Picu Cedera, Ini Panduan Menentukan yang Tepat

Daging merah, seperti daging sapi dan kambing, juga tidak dianjurkan dikonsumsi sebelum latihan. Meski bermanfaat untuk pembentukan otot, kandungan lemaknya cukup tinggi dan sulit diubah menjadi energi instan. Konsumsi daging merah sebelum olahraga dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah dan memicu gangguan pencernaan.

Makanan olahan dan ultra processed food, seperti kue, biskuit, kukis, serta minuman bersoda, juga perlu dihindari. Jenis makanan ini umumnya tinggi gula, garam, dan lemak jenuh, namun rendah nutrisi penting. Pemanis tambahan di dalamnya pun cenderung sulit dicerna dan bisa menyebabkan perut terasa penuh gas setelah berolahraga.

Makanan cepat saji seperti burger dan kentang goreng juga masuk dalam daftar pantangan. Kandungan lemak dan karbohidrat olahan yang tinggi membuat makanan ini memerlukan waktu cerna lebih lama. Jika dikonsumsi sebelum olahraga, risiko kram perut dan rasa begah pun meningkat.

Susu dan produk olahannya sebenarnya kaya kalsium dan vitamin D yang baik untuk tulang. Namun, kandungan laktosa dan lemak pada produk susu dapat memicu gangguan pencernaan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap laktosa. Keluhan seperti kembung hingga diare bisa muncul jika mengonsumsinya sebelum olahraga. Sebagai alternatif, produk rendah lemak dan rendah laktosa seperti yogurt bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

Makanan pedas juga sebaiknya dihindari sebelum beraktivitas fisik. Rasa pedas dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan, menyebabkan perut terasa panas, nyeri, hingga kram. Selain itu, makanan pedas dapat mempercepat kerja usus dan meningkatkan risiko diare saat olahraga berlangsung.

Baca juga: Diet Raw Food Kian Populer, Tren Makan Tanpa Masak yang Diklaim Lebih Sehat

Tak hanya makanan, beberapa jenis minuman juga perlu dibatasi sebelum berolahraga. Minuman berkafein seperti kopi dan minuman energi, serta alkohol, dapat memicu detak jantung lebih cepat, meningkatkan tekanan darah, hingga menyebabkan gemetar berlebihan. Kondisi ini tentu berisiko mengganggu performa dan keselamatan saat berolahraga.

Agar olahraga berjalan optimal, disarankan mengonsumsi makanan ringan yang mudah dicerna dan kaya karbohidrat kompleks, seperti buah, roti gandum, atau oatmeal, sekitar 1–2 jam sebelum beraktivitas. Dengan asupan yang tepat, tubuh akan lebih siap bergerak dan manfaat olahraga pun dapat dirasakan secara maksimal.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar (1)

yddjtngupr 25 Januari 2026 - 11:01:49 WIB

zthljgdijuvllnimxioqiilixnxzwn

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: