ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Gangguan perjalanan kereta api terjadi di lintas selatan Jawa setelah KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen mengalami anjlok di kawasan Emplasemen Stasiun Bumiayu, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden di km 312+1 tersebut menyebabkan jalur rel tidak dapat dilalui dari dua arah, sehingga berdampak luas pada operasional kereta lainnya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang dan awak kereta dilaporkan selamat, sementara proses evakuasi rangkaian terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari internal KAI, TNI, Polri, serta unsur wilayah setempat.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah percepatan penanganan di lokasi serta pemenuhan hak penumpang yang terdampak gangguan perjalanan.
“Keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama. Saat ini proses evakuasi terus berlangsung agar jalur bisa segera digunakan kembali,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi keterlambatan dan keterhentian perjalanan, KAI menyiapkan skema angkutan lanjutan berupa bus bagi penumpang yang terdampak. Sedikitnya 10 unit bus dikerahkan guna mengantar penumpang ke stasiun tujuan atau menyambungkan perjalanan yang terputus.
Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
Selain itu, perusahaan juga memberikan kompensasi layanan berupa makanan dan minuman kepada penumpang sesuai ketentuan service recovery. Petugas di lapangan turut disiagakan untuk memberikan informasi terkini serta pendampingan selama proses penanganan berlangsung.
Rekayasa Pola Operasional Kereta
Dampak dari anjlokan ini memaksa KAI melakukan rekayasa besar terhadap pola operasional kereta. Sejumlah perjalanan dibatalkan penuh, di antaranya KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, dan KA Joglosemarkerto. Sementara beberapa kereta lainnya menjalani pembatalan sebagian perjalanan hingga pengaturan ulang rangkaian di lintas tertentu.
Tak hanya itu, sejumlah kereta jarak jauh juga dialihkan rutenya untuk menghindari titik gangguan. Kereta seperti Argo Semeru, Gaya Baru Malam Selatan, Progo, dan Senja Utama Yogyakarta dialihkan melalui jalur Kroya–Bandung–Cikampek. Sedangkan KA Bima, Manahan, dan Jakatingkir dialihkan melalui jalur utara via Semarang.
KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta melalui Contact Center 121, layanan WhatsApp resmi, maupun aplikasi Access by KAI. Upaya perbaikan jalur terus dikebut agar operasional kereta dapat kembali normal secepatnya.
Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
“Seluruh pelanggan dan awak kereta dalam kondisi selamat tanpa korban jiwa. Kami juga terus memaksimalkan proses evakuasi dengan dukungan berbagai pihak agar jalur dapat segera kembali beroperasi,” ujar Anne Purba.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.