ORBIT-NEWS.COM, CILACAP - Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah yang ditemukan mengapung di perairan laut wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh nelayan yang tengah melaut di sekitar lokasi.
Laporan tersebut disampaikan oleh Rakim dari SAR Arnavat setelah mendapat kabar dari nelayan yang melihat tubuh manusia mengapung di perairan. Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Cilacap segera mengerahkan dua tim penyelamat menuju lokasi kejadian. Tim diberangkatkan melalui dua titik berbeda, yakni dari Pelabuhan Sleko dan Pantai Rawajarit untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.
Sekitar pukul 10.20 WIB, tim Basarnas bersama unsur SAR gabungan tiba di lokasi penemuan. Petugas kemudian langsung melakukan proses evakuasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) setelah memastikan posisi jenazah di tengah perairan.
Dengan menggunakan perlengkapan keselamatan dan prosedur evakuasi standar, tim SAR mendekati posisi jenazah dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah sebelum dibawa menuju daratan.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Arif, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar dan berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal
“Pada hari Selasa (10/3/2026), pukul 10.45 WIB, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cilacap untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang,” kata Arif, Rabu (11/3/2026).
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, operasi SAR di lokasi tersebut diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui dan masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang. Arif menambahkan, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas serta penyebab kematian korban.
“Kami masih menunggu hasil identifikasi dari pihak rumah sakit dan kepolisian untuk mengetahui identitas korban,” terangnya.
Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.