Banner Utama

Inovasi Anak Ceria Jipat Permudah Layanan Bayi Baru Lahir di Purbalingga, Dokumen Kependudukan hingga BPJS Langsung Tuntas

Banyumas Raya
By Vivin  —  On Jan 19, 2026
Caption Foto : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Purbalingga bekerjasama dengan RSIA Mitra Permata Husada (MPH), menghadirkan Program Anak Ceria Jipat, Senin (19/1/2026). (Foto : Dok. Prokompim Purbalingga).

ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus mendorong percepatan layanan administrasi kependudukan melalui terobosan pelayanan publik. Salah satunya diwujudkan lewat Program Anak Ceria Jipat, inovasi kolaboratif antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Purbalingga dengan fasilitas layanan kesehatan, termasuk Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mitra Permata Husada (MPH).

Kerja sama resmi program tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Aula Dinpendukcapil Purbalingga, Senin (19/1/2026). Program Anak Ceria Jipat dirancang untuk memastikan bayi yang baru lahir langsung memperoleh hak administratif dan jaminan kesehatan sejak hari pertama kehidupannya. Melalui program ini, orang tua tidak perlu lagi mengurus dokumen kependudukan secara terpisah. Dalam satu rangkaian layanan kelahiran, bayi dapat langsung tercatat dalam Kartu Keluarga (KK), memperoleh Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), sekaligus terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.

Kepala Dinpendukcapil Purbalingga, Bambang Widjonarko, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, sederhana, dan terintegrasi. Selama ini, pengurusan dokumen pascakelahiran kerap terkendala keterbatasan waktu orang tua yang masih fokus pada perawatan ibu dan bayi.

“Dengan Anak Ceria Jipat, seluruh dokumen penting bisa langsung diproses di fasilitas kesehatan tempat persalinan. Masyarakat tidak perlu bolak-balik ke kantor layanan, cukup satu kali proses, empat dokumen langsung selesai,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan sejak dini sekaligus memperluas cakupan kepesertaan JKN. Dengan demikian, setiap anak yang lahir di Purbalingga sudah memiliki identitas hukum dan akses layanan kesehatan yang memadai.

Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan

Saat ini, layanan Anak Ceria Jipat telah diterapkan di seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Purbalingga. Ke depan, Dinpendukcapil menargetkan perluasan kerja sama dengan klinik swasta, bidan praktik mandiri, hingga rumah sakit di luar wilayah Purbalingga agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Direktur RSIA Mitra Permata Husada Purbalingga, Edi Murratdhi, menyambut positif inovasi tersebut. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sejak awal kehidupan anak.

“Ini langkah luar biasa. Begitu bayi lahir, seluruh dokumen penting dan jaminan kesehatannya sudah siap. Masyarakat benar-benar dimudahkan, dan hak anak terjamin sejak dini,” katanya.

Ia menilai Program Anak Ceria Jipat tidak hanya meningkatkan kualitas layanan administrasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan demi masa depan generasi Purbalingga yang lebih terlindungi dan terdata dengan baik.

Baca juga: Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polresta Banyumas Tingkatkan Patroli di Jam Rawan

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: