Banner Utama

Banyumas Raya Catat Pertumbuhan Ekonomi Akseleratif, Inflasi Terkendali Berkat Strategi 4K

Banyumas Raya EKBIS
By Hermiana  —  On Mar 04, 2026
Caption Foto : Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny. (Foto :Hermiana).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Pertumbuhan ekonomi Banyumas Raya menunjukkan akselerasi positif sepanjang 2025, didorong stimulus fiskal pemerintah yang memperkuat daya beli masyarakat serta kondisi cuaca yang lebih kondusif dibanding tahun sebelumnya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekonomi wilayah ini tumbuh merata, meski dengan tingkat yang berbeda di tiap kabupaten.

Secara wilayah, Kabupaten Banyumas mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 5,97 persen, disusul Purbalingga 5,92 persen, Banjarnegara 5,28 persen, dan Cilacap 3,31 persen. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, menilai capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang semakin membaik.

“Kinerja ini mencerminkan pemulihan ekonomi yang semakin kuat, terutama ditopang konsumsi rumah tangga dan aktivitas sektor riil di wilayah Banyumas Raya,” terangnya.

Dari sisi sektoral, motor pertumbuhan masih didominasi industri pengolahan dan pertanian, diikuti perdagangan, konstruksi, transportasi dan pergudangan, serta sektor jasa seperti kesehatan, pendidikan, dan keuangan. Kuatnya konsumsi rumah tangga dan investasi di sektor strategis turut menjaga momentum ekspansi ekonomi sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di kawasan Banyumas Raya.

Di sisi lain, peningkatan aktivitas ekonomi juga memberi tekanan pada inflasi, terutama di Purwokerto dan Cilacap. Pada Februari 2026, inflasi bulanan Purwokerto terutama dipicu kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat inflasi 2,30 persen (mtm) dengan andil 0,68 persen (mtm). Kenaikan harga daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras menjadi pendorong utama, sejalan dengan meningkatnya permintaan pada momentum Hari Raya Imlek dan Ramadan. Tren kenaikan harga emas perhiasan juga turut memberi tekanan inflasi karena meningkatnya permintaan sebagai instrumen lindung nilai.

Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal

Sementara itu di Cilacap, inflasi bulanan tercatat 2,02 persen (mtm) dengan andil 0,65 persen (mtm), juga didominasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kenaikan harga cabai rawit, daging ayam ras, bawang merah, emas perhiasan, serta tarif air minum PAM menjadi faktor pendorong. Meski demikian, deflasi pada komoditas bensin, wortel, dan bawang putih membantu menahan tekanan inflasi lebih lanjut.

Secara tahunan, inflasi Purwokerto dan Cilacap turut dipengaruhi low base effect akibat kebijakan diskon tarif listrik pada Januari–Februari 2025. Tekanan inflasi yang lebih tinggi juga tertahan oleh penurunan harga beberapa komoditas energi dan pangan.

Gerakan Pengendalian Inflasi

Untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banyumas Raya terus memperkuat implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Upaya ini diwujudkan lewat gerakan pangan murah, fasilitasi distribusi, serta pasar tani di berbagai titik, termasuk Pasar Ramadan UMP x Bank Indonesia Purwokerto 2026, 18 titik di Kabupaten Cilacap, program TMMD Sengkuyung Tahap I 2026, dan Sarahsimas Kabupaten Banyumas.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan TPID untuk memastikan pasokan pangan terjaga dan harga tetap stabil. Strategi 4K menjadi kunci dalam menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus menopang daya beli masyarakat,” kata Christoveny.

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Menurutnya, dengan sinergi kebijakan yang terus diperkuat, ekonomi Banyumas Raya diproyeksikan tetap solid dan stabil, sekaligus memberikan ruang bagi penciptaan lapangan kerja baru di tengah dinamika harga komoditas.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: