ORBIT-NEWS.COM, CILACAP – Setelah tujuh hari melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap seorang penambang pasir yang dilaporkan tenggelam di kawasan Muara Winong, Kabupaten Cilacap. Penutupan operasi dilakukan pada Kamis (5/2/2026) sore, seiring berakhirnya masa pencarian sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Korban diketahui bernama Dartono (45), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan. Sejak laporan hilangnya korban diterima pada pekan lalu, berbagai upaya telah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan melibatkan sejumlah unsur dan peralatan khusus.
Koordinator Tim SAR, Bima Kalih Kahar, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Tim menyisir wilayah darat di sekitar muara, sementara pencarian di perairan dilakukan menggunakan jetski, LCR milik Basarnas, serta LCR dari SAR MTA.
“Hingga hari ketujuh, tepatnya pukul 17.00 WIB, korban belum ditemukan. Seluruh metode pencarian telah kami terapkan secara maksimal, namun hasilnya masih nihil,” ujar Bima.
Ia menambahkan, keputusan untuk menutup operasi SAR diambil setelah melalui koordinasi dengan keluarga korban serta instansi terkait. Penutupan ini merupakan prosedur yang harus dijalankan ketika pencarian tidak membuahkan hasil dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Meski demikian, Tim SAR memastikan pemantauan tetap dilakukan secara pasif. Apabila di kemudian hari terdapat laporan dari nelayan atau masyarakat yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat kembali dibuka.
“Dengan ditutupnya operasi SAR ini, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat. Selanjutnya, masing-masing personel dikembalikan ke satuannya,” pungkas Bima.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.