Banner Utama

Jangan Sampai Tertipu! Begini Cara Aman Memilih Investasi Legal

Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Investasi kini menjadi pilihan populer bagi banyak orang untuk mencapai tujuan finansial, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Dibanding menabung, investasi menawarkan potensi keuntungan lebih besar dan pertumbuhan nilai uang seiring waktu. Namun, di balik peluang itu, ada risiko terjerumus pada investasi ilegal atau bodong yang menjanjikan keuntungan tinggi dengan risiko minimal.

Supaya tidak menjadi korban, berikut panduan lengkap mengenali investasi legal dan menghindari jebakan bodong:

1. Cek Lisensi dan Regulasi

Setiap investasi legal harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki izin resmi untuk beroperasi. Pastikan kamu memeriksa nomor lisensi dan keasliannya melalui situs resmi OJK sebelum menanam modal.

2. Telusuri Profil Perusahaan

Baca juga: Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya

Perusahaan investasi resmi memiliki riwayat jelas, laporan keuangan transparan, dan informasi produk yang bisa diverifikasi. Jika profil perusahaan sulit dicari atau tidak transparan, itu bisa jadi tanda investasi ilegal.

3. Waspadai Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko

Prinsip dasar investasi adalah high risk, high return. Tawaran imbal hasil besar dengan risiko nyaris nol hampir pasti jebakan. Investor harus realistis dan menilai proporsi risiko dan keuntungan sebelum ikut serta.

4. Pahami Seluruh Poin Kontrak

Sebelum menandatangani kontrak, baca dengan seksama semua detailnya: risiko, mekanisme investasi, dan hak-hak investor. Kontrak samar atau ambigu bisa menjadi tanda investasi ilegal.

Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4

5. Tahu Sumber Dana dan Penggunaannya

Perusahaan legal selalu transparan mengenai dari mana dana berasal dan bagaimana penggunaannya. Sebaliknya, investasi bodong jarang memberikan informasi rinci, sehingga investor tak tahu ke mana uang mereka mengalir.

6. Hati-hati Skema Ponzi dan Piramida

Modus Ponzi atau piramida mengandalkan perekrutan anggota baru untuk membayar keuntungan investor lama. Jika keuntungan investasi bergantung pada anggota baru, bukan dari aktivitas usaha nyata, itu jelas ilegal.

7. Gunakan Sumber Terpercaya

Baca juga: Ubah Waktu Luang Jadi Cuan: Empat Cara Cerdas Menambah Penghasilan Tanpa Tinggalkan Aktivitas Utama

Informasi dari laporan keuangan, ulasan pengguna, atau penasihat keuangan bersertifikat (Certified Financial Planner/CFP) dapat menjadi rujukan untuk menilai kredibilitas investasi. Jangan hanya percaya janji manis tanpa verifikasi.

8. Periksa Risiko dan Imbal Hasil

Investasi legal biasanya menawarkan imbal hasil yang realistis sebanding dengan risiko. Tawaran “menguntungkan tanpa risiko” adalah bendera merah. Evaluasi setiap peluang investasi dengan cermat.

Menjadi investor cerdas bukan hanya soal mencari keuntungan besar, tapi juga melindungi modal dari jebakan ilegal. Dengan memahami lisensi, profil perusahaan, risiko, dan transparansi, kamu bisa menanam modal dengan aman sambil tetap mengejar pertumbuhan finansial.

Baca juga: Stasiun Purwokerto Jadi Panggung Budaya, Barongsai Meriahkan Libur Imlek

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: