ORBIT-NEWS.COM, CILACAP – Peran Stasiun Sidareja di wilayah barat Kabupaten Cilacap semakin strategis sebagai pintu gerbang mobilitas masyarakat. Selain menawarkan tarif kereta api yang ramah di kantong, stasiun ini juga menjadi jalur andalan menuju kota-kota besar hingga destinasi wisata populer seperti Pangandaran.
Berlokasi di Desa Sidamulya, Kecamatan Sidareja, Stasiun Sidareja kini berkembang menjadi salah satu simpul transportasi penting di jalur selatan Pulau Jawa. Setiap harinya, sekitar 20 perjalanan kereta api jarak jauh melintas dan melayani penumpang dari berbagai kelas, mulai dari ekonomi hingga eksekutif.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan, konektivitas yang ditawarkan stasiun ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya.
“Stasiun Sidareja menjadi penghubung vital yang mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Cilacap bagian barat,” jelasnya.
Tarif Perjalanan Terjangkau
Baca juga:
Dampak Insiden Tabrakan KA di Bekasi, Sejumlah Kereta Dibatalkan, Daop 5 Pastikan Refund 100%
Salah satu keunggulan utama Stasiun Sidareja adalah tarif perjalanan yang terjangkau. Masyarakat dapat bepergian ke Jakarta menggunakan KA Serayu dengan harga mulai Rp63 ribu, atau menuju Bandung dengan KA Kutojaya Selatan dengan tarif sekitar Rp58 ribu. Sementara itu, KA Kahuripan menawarkan perjalanan lintas provinsi hingga Jawa Timur, seperti Blitar dan Kediri, dengan tarif berkisar Rp80 ribuan.
Harga tiket yang relatif murah ini dimungkinkan berkat skema subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Tak hanya itu, Stasiun Sidareja juga menjadi titik awal yang cukup dekat menuju kawasan wisata Pantai Pangandaran, dengan jarak sekitar 37 kilometer. Dari stasiun, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lanjutan seperti ojek atau angkutan umum.
Dari sisi jumlah pengguna, tren penumpang di Stasiun Sidareja terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, rata-rata penumpang bulanan tercatat sebanyak 19.489 orang. Angka ini naik menjadi 24.652 penumpang pada 2024, kemudian meningkat lagi menjadi 25.909 penumpang pada 2025. Hingga Maret 2026, jumlahnya telah mencapai 29.225 penumpang.
Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan efisien.
Baca juga:
Operasi Kilat 90 Menit, Polres Kebumen Sita 76 Ribu Obat Keras Ilegal yang Diduga Menyasar Pelajar
“Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan di Stasiun Sidareja agar mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup As’ad.