Banner Utama

Kolaborasi Besar Digencarkan, Jawa Tengah Rancang Penanganan Menyeluruh Banjir Demak

Daerah
By Vivin  —  On Apr 07, 2026
Caption Foto : Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat mengunjungi kawasan terdampak parah di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Selasa (7/4/2026). (Foto ; Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, DEMAK – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengakselerasi langkah penanganan banjir di Kabupaten Demak dengan pendekatan yang lebih komprehensif. Tidak hanya fokus pada tanggap darurat, pemerintah kini menyiapkan strategi jangka panjang guna mencegah bencana serupa terus berulang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa persoalan banjir di Demak tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat, serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan asesmen awal dan akan segera memetakan kebutuhan secara lebih rinci, termasuk perbaikan infrastruktur hingga pemulihan permukiman warga terdampak.

“Penanganannya harus terpadu. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, semua pihak harus terlibat,” ujarnya saat mengunjungi kawasan terdampak parah di Kecamatan Guntur, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Sebagai bagian dari upaya percepatan, Pemprov Jateng menggandeng sejumlah lembaga, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, hingga organisasi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain itu, tenaga relawan dari organisasi kemasyarakatan juga dilibatkan untuk mempercepat proses rehabilitasi.

Salah satu yang turut ambil bagian adalah Banser dari Gerakan Pemuda Ansor yang akan membantu perbaikan rumah warga secara gotong royong.

Bantuan awal pun mulai digulirkan. Di antaranya program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk tujuh unit rumah, ratusan paket sembako dari Baznas, serta bantuan dana dari PMI Jawa Tengah. Pemerintah memastikan distribusi bantuan akan terus ditingkatkan seiring proses pemulihan.

Di lapangan, warga mulai merasakan dampak positif dari intervensi tersebut. Ketersediaan kebutuhan dasar seperti makanan, listrik, dan air bersih berangsur pulih. Proses pembersihan lumpur juga terus dilakukan.

Namun, kerusakan yang ditimbulkan banjir tergolong berat. Sejumlah rumah dilaporkan rusak parah bahkan hanyut terbawa arus, terutama bangunan berbahan kayu. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah per unit, belum termasuk kehilangan perabot rumah tangga.

Baca juga: Banjir Tanggul Jebol di Guntur Demak: Puluhan Rumah Rusak, Warga Butuh Air Bersih dan Perlengkapan Dasar

Selain kebutuhan logistik, warga juga masih membutuhkan bantuan untuk mengevakuasi sisa-sisa bangunan yang tertimbun lumpur.

Tanggul Sungai Tuntang Jebol

Banjir besar yang melanda Demak dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Tuntang di wilayah Desa Trimulyo dan Sidoharjo pada Jumat (3/4/2026). Kerusakan tanggul di tiga titik menyebabkan air meluap dan merendam sembilan desa di empat kecamatan, yakni Guntur, Wonosalam, Karangtengah, dan Kebonagung.

Data sementara mencatat lebih dari lima ribu warga terdampak, dengan ribuan di antaranya sempat mengungsi. Meski sebagian wilayah kini mulai surut, potensi genangan masih terjadi akibat tanggul yang belum sepenuhnya tertangani.

Ke depan, Pemprov Jawa Tengah menargetkan pembenahan sistem pengendalian banjir secara menyeluruh, termasuk perkuatan tanggul dan normalisasi aliran sungai. Langkah ini diharapkan menjadi solusi permanen agar masyarakat Demak tidak lagi dihantui banjir tahunan.

Baca juga: Hilang Sehari, Petani di Pekalongan Ditemukan Lemas dan Linglung Sejauh 7 Kilometer dari Sawahnya

“Yang paling utama adalah memastikan banjir ini tidak terjadi lagi. Itu yang sedang kita siapkan penanganannya secara menyeluruh,” tegas Taj Yasin.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: