Banner Utama

Jelang Libur Lebaran, Dinporabudpar Banyumas Ingatkan Penerapan Wisata Aman, Nyaman dan Menyenangkan

Berita Advetorial
Caption Foto : Wisata Sepeda Air di Lokawisata Baturraden. (Foto : Hermiana).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Menyambut lonjakan kunjungan wisata selama libur Lebaran 2026, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas terus mendorong terciptanya pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat.

Melalui Surat Edaran Plt Kepala Dinporabudpar Banyumas Nomor 500.13/1/2026, seluruh pelaku usaha pariwisata dan pengelola destinasi diimbau untuk meningkatkan standar pelayanan dan keamanan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pariwisata berkualitas yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan rasa aman bagi wisatawan.

Sekretaris Dinporabudpar Banyumas, Wahyudiono S.ST, menegaskan bahwa kesiapan pengelola wisata menjadi kunci utama dalam menghadapi tingginya mobilitas wisatawan saat libur Lebaran. Ia menyebut, penerapan standar operasional dan pengawasan ketat terhadap fasilitas wisata harus menjadi prioritas.

Baca juga: Kapolresta Banyumas Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi dalam Pengungkapan Tambang Ilegal

“Pengelola tempat wisata wajib memastikan kelaikan alat, kesiapan petugas, serta memiliki SOP penanggulangan kecelakaan, khususnya untuk wahana berisiko tinggi seperti wisata air dan pegunungan,” jelasnya, Kamis (19/3/2026).

Caption : Caption Foto : Sekretasi Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Wahyudiono S.ST. (Foto : Dok. Dinporabudpar Banyumas).

Selain itu, destinasi wisata berbasis air seperti kolam renang, waduk, dan kawasan sungai diwajibkan memiliki petugas penyelamat yang siaga, serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas dalam hal kesiapan alat keselamatan. Hal ini penting guna meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat.

Tak hanya aspek keselamatan, Dinporabudpar juga menekankan pentingnya kenyamanan dan ketertiban lingkungan wisata. Pengelola diminta mengantisipasi berbagai potensi gangguan seperti parkir liar, praktik pungutan liar, hingga premanisme, dengan melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan aparat penegak hukum setempat.

Baca juga: Jalur Rel Bumiayu Pulih Usai 14 Jam Penanganan, Perjalanan Kereta Kembali Normal

Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi bencana alam juga menjadi perhatian serius, mengingat kondisi cuaca yang dinamis selama musim libur. Pengelola wisata diimbau untuk secara aktif memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta menyampaikan informasi terkini kepada wisatawan.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, setiap destinasi juga diharapkan menyediakan call center, nomor darurat, serta layanan pengaduan yang mudah diakses. Pelaporan kondisi di lapangan, termasuk kepadatan pengunjung maupun insiden, juga dilakukan secara real time kepada Dinporabudpar Banyumas.

“Data kunjungan wisatawan selama libur Lebaran juga wajib dilaporkan setiap hari secara berjenjang melalui sistem yang telah disiapkan,” tambah Wahyudiono.

Caption : Caption Foto : Plt Kepala Dinporabudpar Banyumas, Ir Junaidi M.T (tengah) saat meninjau kesiapan wisata di Baturraden menyambut libur lebaran. (Foto; Dok. Dinporabudpar Banyumas).

Baca juga: Teknologi Jadi Jembatan Komunikasi, Telkom University Purwokerto Kembangkan Solusi bagi Penyandang Tunarungu

24 Posko Pemantauan

Dalam rangka mendukung pengawasan dan pelayanan wisatawan, Dinporabudpar Banyumas telah menyiapkan 24 posko pemantauan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Kawasan Baturraden menjadi fokus utama, mengingat wilayah ini masih menjadi destinasi favorit wisatawan saat libur Lebaran.

Karakteristik Baturraden yang berupa dataran pegunungan dengan sumber air dan kontur bebatuan menjadikannya memerlukan pengawasan ekstra, terutama terkait keselamatan pengunjung.

Posko tersebut antara lain berlokasi di Kantor Lokawisata Baturraden, Komplek Wanasuka (Sepeda Air), Jembatan Botani (Jembatan Gumawang 3), Pintu Masuk 2 Lokawisata Baturraden, Pintu Gerbang Taman Botani, Pintu antara Taman Botani dan Lokawisata Baturraden, Kali Gumawang, Sendang Mulia, kolam renang dan lainnya.

Sedangkan untuk posko di luar kawasan Baturraden antara lain berlokasi di Taman Andhang Pangrenan, Taman Panglima Besar Jenderal Soedirman, Taman Maskemambang, Menara Teratai, Kolam Retensi dan Madhang Maning Park.

Baca juga: Kolaborasi Besar Digencarkan, Jawa Tengah Rancang Penanganan Menyeluruh Banjir Demak

“Masing-masing posko akan ada 2-4 petugas yang siaga. Kita juga mengimbau agar tempat wisata dilengkapi dengan P3K, peralatan darurat seperti tandu, kursi roda, pelampung dan lainnya. Kita berharap, wisatawan juga mempersiapkan kondisi fisiknya, jika ingin berwisata kea lam pegunungan,” pesannya.

Melalui berbagai langkah ini, Dinporabudpar Banyumas berharap wisatawan dapat menikmati libur Lebaran dengan lebih aman dan nyaman. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik, terutama saat berkunjung ke destinasi alam seperti kawasan pegunungan.

Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat, Banyumas optimistis mampu menghadirkan pengalaman liburan yang berkesan sekaligus aman bagi seluruh pengunjung.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: