ORBIT-NEWS.COM, PEKALONGAN – Upaya penanganan dampak banjir di Kabupaten Pekalongan terus dilakukan secara intensif. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, SIK, M.Si turun langsung ke Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Senin (19/1/2026), untuk memastikan kondisi warga terdampak serta efektivitas penanganan ratusan pengungsi yang masih bertahan di sejumlah posko.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kapolres bersama jajaran pejabat utama Polres Pekalongan meninjau beberapa wilayah yang sempat terendam cukup parah, di antaranya Dukuh Tugurejo, Dukuh Babadan, dan Dukuh Grabyak. Peninjauan dilakukan untuk memantau perkembangan ketinggian air sekaligus mendengarkan langsung keluhan serta kebutuhan warga.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi banjir mulai menunjukkan tren positif. Genangan air di permukiman warga tercatat berada di kisaran 20 hingga 40 sentimeter, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan debit air ini menjadi sinyal awal membaiknya situasi, meskipun kewaspadaan tetap diberlakukan.
“Kami melihat ada penurunan debit air sekitar 10 sentimeter dibanding kemarin. Ini perkembangan yang cukup baik, namun personel tetap kami siagakan karena di beberapa titik ketinggian air masih relatif tinggi,” kata AKBP Rachmad di sela-sela peninjauan.
Kapolres menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 207 warga Desa Pait masih berada di pengungsian. Untuk memudahkan koordinasi dan distribusi bantuan, para pengungsi ditempatkan di tiga lokasi berbeda. Sebanyak 48 orang berada di Kantor Kecamatan Siwalan, 88 orang menempati Posko PT Lokatex Desa Pait, dan 71 orang lainnya mengungsi di Posko Dukuh Grabyak.
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Selain memastikan kebutuhan logistik terpenuhi, Polres Pekalongan juga memberikan perhatian serius terhadap aspek kesehatan warga terdampak banjir. Tim Dokkes Polres Pekalongan bekerja sama dengan Puskesmas Siwalan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di posko-posko pengungsian.
“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk mencegah penyakit yang sering muncul pasca banjir, seperti gangguan kulit, flu, hingga infeksi saluran pernapasan,” ujar Kapolres.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.