ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA - PLN kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga mitra sosial masyarakat. Melalui program kemanusiaan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Purbalingga dan Banyumas sebagai bagian dari respons cepat penanganan pasca bencana.
Penyaluran bantuan menyasar empat wilayah terdampak, yaitu Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja, Desa Sangkanayu di Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, serta Desa Kotayasa di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Bantuan disalurkan melalui posko tanggap darurat dengan melibatkan pemerintah desa dan unsur terkait guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Bantuan yang disalurkan YBM PLN mencapai nilai Rp30.028.000 dan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat. Paket bantuan terdiri atas bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, kopi, dan makanan siap saji, dilengkapi dengan perlengkapan sekolah serta kebutuhan tidur untuk warga yang terdampak langsung.
Manager PLN UP3 Purwokerto, Firman Raharja, turut hadir meninjau sekaligus menyerahkan bantuan bersama jajaran manajemen, Manager PLN ULP Purbalingga, dan Tim YBM PLN. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kehadiran PLN di lokasi bencana merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kami menyalurkan bantuan dari YBM PLN senilai Rp30.028.000. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Dari sisi kelistrikan, PLN juga bergerak cepat melakukan pemulihan aset dan jaringan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Firman, Selasa (27/1/2026).
Baca juga: Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya
Selain penyaluran bantuan sosial, PLN secara paralel melakukan inspeksi jaringan serta pemulihan pasokan listrik secara bertahap sesuai prosedur keselamatan. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati instalasi listrik yang terdampak banjir atau longsor demi menghindari risiko kecelakaan listrik.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Kuat Waluyo, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat PLN dalam membantu masyarakat dan mempercepat pemulihan layanan kelistrikan.
“Kami berharap jaringan listrik yang terdampak longsor maupun banjir dapat segera diperbaiki. Gangguan listrik sebelumnya cukup berdampak pada aktivitas dan komunikasi warga. Dengan pemulihan yang dilakukan PLN, diharapkan kegiatan masyarakat bisa kembali berjalan normal,” katanya.
Pemulihan Listrik
Sementara itu, Manager PLN ULP Purbalingga, Rinto Yuniarto, menjelaskan bahwa progres pemulihan kelistrikan terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Sabtu (24/01), sebagian besar wilayah terdampak telah kembali mendapat suplai listrik.
“Dari empat lokasi terdampak, tiga sudah berhasil dipulihkan, yaitu Desa Bambangan, Desa Kaliurip dan Desa Sangkanayu telah menyala sejak hari Minggu (25/1/2026). Saat ini tersisa satu dusun di wilayah Gunung Malang yang mengalami kerusakan cukup berat, meliputi tiga tiang, satu trafo, dan enam tiang JTM,” jelasnya.
Untuk memastikan kebutuhan listrik warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan, PLN menyiagakan satu genset di Posko Kedung Malang dan satu genset di Posko Desa Serang. PLN juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta stakeholder terkait guna membuka akses jalan dan mempercepat proses perbaikan infrastruktur kelistrikan.
Baca juga: Svarga Mina Padi Banyumas, Surga Wisata Edukasi di Kaki Gunung Slamet yang Hidupkan Ekonomi Desa
Melalui langkah cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan ini, PLN menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mendampingi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.