ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Upaya pengembangan olahraga rugby di Jawa Tengah mulai mengarah serius. Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bersama Pengurus Provinsi Rugby Jawa Tengah memperkuat kolaborasi strategis dengan menyiapkan Banyumas sebagai salah satu basis pembinaan atlet potensial.
Langkah awal sinergi ini ditandai melalui kegiatan sosialisasi dan coaching clinic yang berlangsung di Lapangan Mas Mansyur, Kampus I UMP, Selasa (28/4/2026). Kegiatan tersebut menyasar mahasiswa, khususnya dari Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR), sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem rugby berbasis akademik.
Ketua Prodi IKOR UMP, Assoc. Prof. Dr. Yudha Febrianta, menekankan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap cabang olahraga yang sedang berkembang. Menurutnya, rugby memiliki peluang besar untuk mendongkrak prestasi, baik di level nasional maupun internasional.
“Mahasiswa olahraga harus memiliki wawasan luas, tidak hanya terpaku pada cabang populer. Rugby adalah salah satu cabang dengan prospek cerah untuk pembinaan prestasi ke depan,” katanya.
Ekspansi Pembinaan Atlet Rugby
Baca juga: Atlet Polwan Solo Bersinar di Kejuaraan Dunia Taekwondo Osaka 2026, Sabet Emas dan Perak Sekaligus
Sementara itu, perwakilan Pengprov Rugby Jawa Tengah, Rahmat, menyebut Banyumas sebagai wilayah strategis dalam ekspansi pembinaan atlet. Ia menilai kampus memiliki peran penting dalam mencetak atlet yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memahami aspek taktik dan sport science.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UMP menjadi kunci. Di sini ada fasilitas, disiplin akademik, serta pendekatan ilmiah yang mendukung lahirnya atlet berkualitas,” jelasnya.
Rahmat juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk meniti karier di dunia rugby, mulai dari kompetisi tingkat daerah hingga berpotensi tampil di ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dalam sesi praktik, pelatih rugby putri Banyumas, Coach Wanda, memperkenalkan teknik dasar sekaligus nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga ini. Ia menegaskan bahwa rugby bukan hanya mengandalkan fisik, tetapi juga kerja sama tim, strategi, dan kedisiplinan tinggi.
“Rugby itu inklusif dan aman jika dimainkan dengan teknik yang benar. Selain itu, olahraga ini membentuk karakter seperti keberanian dan kekompakan,” ungkapnya.
Baca juga: 6 Olahraga Perut Paling Efektif untuk Core Kuat dan Perut Rata, Bisa Dilakukan di Rumah
Kegiatan semakin interaktif saat atlet rugby putra Banyumas memperagakan berbagai teknik dasar, mulai dari passing bola oval hingga latihan kelincahan. Para mahasiswa pun ikut terlibat langsung, merasakan intensitas permainan yang cepat dan dinamis.
Melalui kolaborasi ini, UMP dan Pengprov Rugby Jawa Tengah menargetkan terbentuknya unit kegiatan mahasiswa (UKM) rugby di kampus. Selain itu, rugby juga berpeluang masuk ke dalam kurikulum praktik IKOR.
Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet baru dari Banyumas yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kompetensi sebagai pelatih dan wasit profesional. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi UMP sebagai kampus yang aktif dalam pengembangan olahraga berbasis ilmu pengetahuan di Indonesia.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.