ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Berolahraga di luar ruangan kian digemari masyarakat, mulai dari jogging di taman kota hingga bersepeda di jalur umum. Namun, di tengah aktivitas fisik tersebut, masih kerap dijumpai sebagian orang yang tetap mengenakan masker, terutama saat berada di area ramai. Pilihan ini memunculkan pertanyaan penting: seberapa aman menggunakan masker saat berolahraga?
Meski aturan wajib masker telah dilonggarkan, kebiasaan mengenakan masker belum sepenuhnya ditinggalkan. Beberapa orang memilih tetap menggunakannya demi menghindari paparan debu, polusi udara, atau potensi penularan penyakit saat beraktivitas di keramaian. Ada pula yang merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berolahraga dengan masker.
Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru mengingatkan bahwa penggunaan masker saat berolahraga, khususnya dengan intensitas sedang hingga berat, tidak dianjurkan. Saat tubuh bergerak aktif, kebutuhan oksigen meningkat signifikan. Masker dapat menghambat aliran udara, sehingga asupan oksigen menjadi tidak optimal.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah risiko kesehatan. Penggunaan masker saat olahraga dapat menyebabkan kesulitan bernapas, terutama bagi individu dengan riwayat gangguan pernapasan seperti asma atau bronkitis. Selain itu, berkurangnya kadar oksigen dalam darah dapat memicu peningkatan detak jantung serta penumpukan asam laktat di otot, yang membuat tubuh lebih cepat lelah.
Dalam situasi tertentu, kelelahan yang diabaikan dan aktivitas fisik yang dipaksakan bahkan dapat meningkatkan risiko pingsan. Tak hanya itu, masker yang basah akibat keringat juga dapat menjadi media berkembangnya bakteri atau jamur. Kondisi ini berisiko menimbulkan iritasi kulit atau jerawat di area wajah, sekaligus menurunkan efektivitas masker dalam menyaring partikel.
Baca juga: Salah Pilih Sepatu Olahraga Bisa Picu Cedera, Ini Panduan Menentukan yang Tepat
Atas dasar itu, para ahli kesehatan menyarankan agar olahraga di luar ruangan dilakukan tanpa masker, terutama jika aktivitas bersifat intens atau berdurasi panjang. Jika kondisi lingkungan mengharuskan penggunaan masker, disarankan memilih masker berbahan ringan, mudah bernapas, serta cepat menyerap keringat. Intensitas olahraga pun sebaiknya dibatasi pada tingkat ringan hingga sedang.
Kesadaran akan kondisi tubuh dan lingkungan menjadi kunci utama. Dengan menyesuaikan cara berolahraga yang aman dan tepat, manfaat aktivitas fisik tetap dapat diperoleh tanpa mengorbankan kesehatan.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.