ORBIT-NEWS.COM, TEMANGGUNG – Gelaran Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Jawa Tengah 2026 kembali mencuri perhatian. Tingginya animo pengunjung membuat ajang ini didorong untuk masuk dalam kalender event pariwisata resmi Jawa Tengah pada 2027.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menilai PADI bukan sekadar pameran pertanian, tetapi telah berkembang menjadi destinasi wisata berbasis ekonomi dan inovasi. Hal itu disampaikannya saat membuka PADI 2026 di Soropadan Agro Center, Temanggung, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, konsep yang diusung PADI mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Tidak hanya menikmati keindahan alam, pengunjung juga diajak melihat langsung proses hingga hasil dari sektor pertanian, perkebunan, hingga peternakan.
“Ke depan, kita dorong ini bukan hanya wisata agro, tapi juga wisata ekonomi. Pengunjung bisa melihat langsung bagaimana hasil pertanian hingga produk turunannya,” katanya.
Baca juga:
Harga Emas Hari Ini Jumat, 24 April 2026 : Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah, Ini Rinciannya
Lonjakan jumlah pengunjung menjadi salah satu alasan kuat. Pada PADI 2025, tercatat sebanyak 133 ribu orang menghadiri acara ini. Angka tersebut menjadi indikator bahwa event ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata baru di Jawa Tengah.
Selain itu, PADI juga dinilai berhasil mempertemukan petani dengan pelaku industri pengolahan hasil pertanian. Kolaborasi ini membuka peluang bisnis sekaligus memperkuat ekosistem pertanian modern.
Menariknya, sejak 2023 penyelenggaraan event ini tidak lagi bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Taj Yasin pun memberikan apresiasi kepada para petani muda yang mampu menghadirkan inovasi dan menggerakkan kegiatan secara mandiri.
Ketua Panitia PADI 2026, Rosyid, menyambut positif rencana tersebut. Ia menyebut para petani muda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Purnawirya Bapeltan siap mendukung penuh langkah menjadikan PADI sebagai agenda wisata tahunan.
Transaksi PADI Milyaran Rupiah
Baca juga:
Mulai 1 Mei 2026, Jadwal KA di Wilayah Purwokerto Berubah, Ini Daftar Lengkap dan Rutenya
Ia mengungkapkan, pada penyelenggaraan sebelumnya, transaksi yang terjadi mencapai Rp5 miliar. Tahun ini, pihaknya optimistis nilai tersebut akan meningkat.
“Seluruh kegiatan ini murni digerakkan oleh alumni Balai Pelatihan Pertanian tanpa anggaran pemerintah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, menegaskan bahwa PADI merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan pertanian masa depan.
Event yang berlangsung hingga 27 April 2026 ini diikuti 127 stan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, sekolah, hingga sektor swasta. Tak hanya pameran, PADI 2026 juga menghadirkan beragam kegiatan seperti teknologi inovasi pertanian, bursa kerja, talkshow, pasar pangan murah, hingga pertunjukan seni budaya.
Baca juga:
5 Tips Investasi Online untuk Pemula: Cara Aman Maksimalkan Keuntungan di Era Digital