ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Upaya menghadirkan pembelajaran bahasa Arab yang relevan dengan kebutuhan generasi pembelajar terus dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa semester V kelas B Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, membuktikannya melalui peluncuran tujuh buku ajar inovatif yang dirancang khusus untuk menunjang penguasaan keterampilan berbahasa Arab secara komprehensif.
Peluncuran buku yang mengusung tema “Inovasi Buku Ajar Bahasa Arab untuk Generasi Pembelajar” tersebut digelar di Ruang Rapat FTIK dan menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis produk pada mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar.
Tujuh buku ajar yang diluncurkan mencakup berbagai aspek utama dalam pembelajaran bahasa Arab, yakni Maharah Istima’ (menyimak), Maharah Kalam (berbicara), Maharah Qira’ah (membaca), Maharah Kitabah (menulis), Mahfudzat (ungkapan dan peribahasa), kumpulan Mufrodat (kosakata), serta Kaidah Bahasa Arab. Seluruh buku dirancang agar mudah dipahami, aplikatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Ketua Panitia, Muhamad Diki Saputra, menyampaikan bahwa proses penyusunan buku ajar tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif mahasiswa yang dibimbing secara intensif oleh dosen pengampu. Ia menegaskan bahwa karya tersebut diharapkan tidak hanya menjadi luaran akademik semata, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa Arab.
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar, Dr. Enjang Burhanudin Yusuf menilai karya mahasiswa tersebut sebagai capaian yang melampaui ekspektasi awal. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengintegrasikan teori, kreativitas, dan kebutuhan pembelajaran ke dalam produk yang aplikatif. Ia juga mendorong agar buku-buku tersebut segera diproses ISBN sehingga dapat dimanfaatkan secara luas oleh sekolah, madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya.
Koordinator Prodi PBA, Dr. Ade Ruswatie, menambahkan bahwa peluncuran buku ajar ini menjadi bukti konkret arah pengembangan Prodi PBA UIN Saizu yang menempatkan mahasiswa sebagai calon pengembang bahan ajar profesional. Hal ini sejalan dengan profil lulusan yang adaptif terhadap tantangan dunia pendidikan.
Dukungan institusional juga ditegaskan oleh Dekan FTIK, Prof. Fauzi. Ia menyatakan kesiapan fakultas dalam memfasilitasi proses penerbitan, termasuk pendanaan ISBN. Lebih jauh, ia menilai karya ini sebagai contoh ideal penerapan pembelajaran berbasis luaran (outcome-based education) yang berdampak langsung.
“Budaya menulis dan berinovasi harus terus dipelihara. Buku ajar seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi mampu menghasilkan karya yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Peluncuran tujuh buku ajar ini menandai langkah strategis PBA UIN Saizu dalam memperkuat budaya literasi, kreativitas, dan inovasi akademik, sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam menyiapkan pendidik bahasa Arab yang profesional dan berdaya saing.
Baca juga: 37 Ribu Lebih Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Seleksi SNMB 2026/2027 Kian Kompetitif