ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Komitmen panjang dalam memperjuangkan hak dan perlindungan perempuan mengantarkan Dr. Tri Wuryaningsih M.Si., dosen Program Studi Sosiologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), meraih Penghargaan Suara dan Aksi Perempuan Pelopor (SIAP) Kabupaten Banyumas Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Ibu ke-97, di Pendopo Sipanji, Kabupaten Banyumas.
Penghargaan SIAP diberikan kepada perempuan yang dinilai aktif, konsisten, dan berdampak dalam menyuarakan serta menggerakkan perubahan sosial di tengah masyarakat, khususnya dalam isu pemberdayaan perempuan, keadilan gender, serta perlindungan kelompok rentan.
Triwur, sapaan Tri Wuryaningsih menyampaikan, bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan utama dari kerja-kerja sosial yang selama ini ia lakukan. Baginya, penghargaan justru menjadi pengingat akan tanggung jawab moral untuk terus hadir dan berpihak kepada kelompok yang selama ini berada dalam posisi rentan.
“Penghargaan ini saya maknai bukan sebagai puncak pencapaian, tetapi sebagai penguat komitmen. Kerja-kerja sosial yang saya lakukan sejak awal lahir dari keprihatinan terhadap masih kuatnya ketimpangan relasi gender dan berbagai bentuk kekerasan yang dialami perempuan,” ujarnya.
Ia menuturkan, perjuangan untuk mewujudkan masyarakat yang setara tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kesabaran, konsistensi, serta keberanian untuk terus bersuara, meskipun kerap berhadapan dengan budaya patriarki dan stigma yang masih mengakar kuat di masyarakat.
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
“Banyak perempuan korban kekerasan yang tidak hanya terluka secara fisik, tetapi juga kehilangan rasa percaya diri, suara, bahkan haknya sebagai manusia. Pendampingan menjadi sangat penting agar mereka kembali berdaya dan mampu menentukan pilihan hidupnya sendiri,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dan dukungan antarperempuan dalam proses pemulihan korban kekerasan berbasis gender. Menurutnya, ruang aman yang dibangun oleh perempuan untuk perempuan dapat menjadi fondasi kuat dalam mempercepat pemulihan psikologis dan sosial korban.
“Perempuan sering kali merasa lebih aman dan didengar ketika didampingi oleh sesama perempuan. Di situlah proses penguatan terjadi, bukan hanya untuk menyelesaikan kasus, tetapi juga memulihkan martabat dan keberanian mereka untuk bangkit,” tambahnya.
Perjalanan pengabdian Triwur di bidang pemberdayaan perempuan dimulai sejak Tahun 2005, saat ia dipercaya sebagai Kepala Pusat Studi Wanita di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, berlanjut pada Tahun 2007-2010, ia dipercaya menjadi kepala Pusat Penelitian Gender dan Anak, berlanjut pada Tahun 2010-2020, Triwur memimpin Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Banyumas. Melalui lembaga tersebut, Triwur bersama tim menginisiasi berbagai layanan, mulai dari pendampingan psikososial, edukasi kesadaran gender, hingga advokasi kebijakan yang berpihak pada korban. Dan sejak Tahun 2023 sampai sekarang, Triwur dipercaya menjadi ketua Forum Komunikasi Keadilan dan Kesetaraan Gender (FK KKG) Kabupaten Banyumas.
Sebagai akademisi, ibu dua anak ini menegaskan, bahwa peran perguruan tinggi tidak boleh terjebak pada aktivitas akademik semata. Kampus, menurutnya, memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir langsung dalam menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Baca juga: 37 Ribu Lebih Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Seleksi SNMB 2026/2027 Kian Kompetitif
“Ilmu pengetahuan harus membumi. Ketika kita melihat ketidakadilan di sekitar kita, tugas akademisi bukan sekadar menganalisis atau mengkritik, tetapi mengambil peran nyata agar masyarakat, khususnya perempuan, semakin kritis dan sadar akan hak-haknya,” tegasnya.
Harapannya, penghargaan SIAP ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan, terutama generasi muda, untuk berani terlibat dalam gerakan sosial dan tidak ragu menyuarakan keadilan serta kesetaraan di ruang publik.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.