ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Menyambut bulan Ramadan bukan sekadar menunggu datangnya tanggal di kalender, tetapi tentang menyiapkan hati, ilmu, dan amal. Bulan suci ini adalah momen istimewa yang setiap tahunnya dinanti umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Agar tidak datang begitu saja tanpa persiapan, ada sejumlah amalan yang bisa dilakukan sejak jauh hari.
Berikut beberapa amalan yang dapat menjadi bekal menyongsong Ramadan:
1. Menuntaskan Hutang Puasa Tahun Sebelumnya
Bagi yang memiliki hutang puasa Ramadan karena uzur seperti sakit atau safar, hendaknya segera menunaikannya sebelum Ramadhan berikutnya tiba. Menyelesaikan kewajiban ini bukan hanya bentuk ketaatan, tetapi juga membuat hati lebih tenang dalam menyambut ibadah puasa yang baru. Jangan sampai Ramadhan datang sementara kewajiban tahun lalu belum diselesaikan.
2. Membiasakan Puasa Sunah di Bulan Rajab dan Sya’ban
Baca juga: Haedar Nashir Ajak Umat Islam Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Penguatan Takwa dan Kemajuan Peradaban
Bulan Rajab dan Sya’ban adalah momentum latihan spiritual sebelum Ramadan. Membiasakan diri dengan puasa sunah di bulan-bulan ini membantu tubuh dan jiwa beradaptasi. Dengan begitu, ketika Ramadhan tiba, kita tidak merasa “kaget” menjalani puasa sebulan penuh. Selain itu, memperbanyak ibadah di Sya’ban juga dicontohkan oleh Rasulullah sebagai bentuk persiapan menuju bulan suci.
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, membiasakan diri membaca Al-Qur’an sejak sebelum Ramadhan akan memudahkan kita meningkatkan target tilawah nanti. Mulailah dengan menentukan jadwal harian, memperbaiki tajwid, dan memperbanyak tadabbur agar interaksi dengan Al-Qur’an semakin berkualitas.
4. Mengulas Kembali Ilmu tentang Puasa dan Ibadah Ramadan
Sering kali kita menjalankan ibadah secara rutin tanpa memperdalam ilmunya. Menjelang Ramadan, luangkan waktu untuk kembali mempelajari fikih puasa, syarat dan rukun, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga amalan sunnah yang dianjurkan. Dengan pemahaman yang baik, ibadah akan lebih sah, khusyuk, dan bernilai.
Baca juga: Di Tengah Ancaman Iklim, Indonesia Catat Rekor Terendah Kematian DBD
5. Memperbanyak Doa dan Zikir
Persiapan menyambut Ramadan juga dilakukan dengan memperbanyak doa agar diberi umur panjang dan kesehatan untuk menjalani bulan suci. Biasakan lisan berzikir, memohon ampun, dan meminta kekuatan agar dapat memaksimalkan ibadah. Hati yang terbiasa berdzikir akan lebih mudah merasakan kehadiran Allah saat Ramadhan tiba.
6. Menata Kembali Niat dalam Hati
Yang paling utama adalah memperbaiki dan menata niat. Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi kesempatan emas untuk meraih ampunan dan meningkatkan ketakwaan. Tanamkan tekad untuk menjadikan Ramadan kali ini lebih baik dari sebelumnya, lebih banyak ibadah, lebih sabar, lebih dermawan, dan lebih dekat kepada Allah.
Menyambut Ramadan dengan persiapan yang matang adalah tanda kerinduan seorang hamba kepada Tuhan. Semoga dengan langkah-langkah sederhana ini, kita dapat memasuki bulan suci dengan hati yang bersih, semangat yang menyala, dan tekad yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.