ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA - Kodim 0702/Purbalingga melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan pembangunan dan pemberdayaan warga. Program ini dilaksanakan selama 30 hari, sejak hari ini, Selasa (10/2/2026) hingga 11 Maret 2026, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu proyek fisik utama adalah pembukaan jalan baru sepanjang 600 meter dan lebar 6 meter, dilengkapi talud, rabat beton, dan gorong-gorong. Jalan ini tidak hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dengan memperlancar distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga. Selain pembangunan jalan, TMMD juga merenovasi dua rumah yang tidak layak huni, memberikan warga hunian yang lebih aman dan nyaman.
Program non-fisik juga menjadi perhatian utama, dengan berbagai penyuluhan dari TNI, Polri, Kejaksaan, dan organisasi perangkat daerah. Materi yang diberikan mencakup lingkungan, kebencanaan, pertanian, serta layanan administrasi kependudukan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga, menumbuhkan kesadaran hukum, semangat bela negara, dan kemandirian masyarakat.
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, yang membuka program ini di Pendopo Dipokusumo, menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Saya berharap warga dapat ikut menjaga dan merawat fasilitas ini, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan jangka panjang,” tambahnya.
Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan
Total anggaran TMMD Sengkuyung 2026 mencapai Rp499 juta, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Rp279 juta dan APBD Kabupaten Purbalingga Rp220 juta. Dana ini digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan mendukung program non-fisik, termasuk pelatihan dan penyuluhan lintas sektoral.
“Tema TMMD, ‘Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa’, mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa dimulai dari desa. Pembangunan tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia melalui edukasi dan pemberdayaan,” kata Dimas.
Dimas menambahkan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga, tidak hanya selama proses pembangunan, tetapi juga dalam merawat hasilnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Program ini mendorong terwujudnya visi Purbalingga lima tahun ke depan, yaitu Akselerasi Pembangunan Kolaboratif untuk Purbalingga Mandiri dan Sejahtera,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Baca juga: Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polresta Banyumas Tingkatkan Patroli di Jam Rawan
Melalui TMMD Sengkuyung 2026, Desa Tunjungmuli menikmati akses wilayah lebih terbuka, hunian lebih layak, dan peluang ekonomi yang lebih luas, sekaligus memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat. Program ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan desa yang kolaboratif mampu menghadirkan dampak positif bagi seluruh warga.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.