ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Respons cepat dan kepedulian sosial ditunjukkan mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Jawa Tengah. Melalui program FTIK Care Peduli Bencana, mahasiswa tidak hanya menggalang bantuan, tetapi juga hadir langsung di tengah warga sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Program kemanusiaan yang diinisiasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTIK ini menyasar sejumlah wilayah terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan secara langsung pada masa tanggap darurat pascabencana.
Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa titik, antara lain Posko Tanggap Bencana Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, serta kepada warga terdampak dan keluarga korban jiwa di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Purbalingga. Selain itu, bantuan juga disalurkan melalui Posko Tanggap Bencana Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DEMA FTIK, Ridwan Hakim Muzaki, menambahkan bahwa FTIK Care lahir dari kesadaran kolektif mahasiswa akan peran kampus dalam situasi krisis. Ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar menjadi penonton atas persoalan sosial.
“Aksi ini adalah bentuk komitmen mahasiswa sebagai agen perubahan yang bergerak bersama masyarakat, khususnya saat bencana terjadi,” kata Ridwan.
Baca juga: ParagonCorp Perluas Akses Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa Lewat Novo Club Batch 4
Dari hasil penggalangan dana internal mahasiswa dan civitas akademika, FTIK Care berhasil menghimpun dana sebesar Rp3.672.663. Dana tersebut disalurkan bersama berbagai bantuan logistik, seperti pakaian layak pakai, Al-Qur’an, perlengkapan ibadah, kasur, bantal, serta kebutuhan personal lainnya yang mendesak bagi warga terdampak bencana.
Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dukungan psikologis dan spiritual bagi para korban yang tengah menghadapi masa sulit.
Implementasi Pendidikan
Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan FTIK Care Peduli Bencana merupakan bagian dari implementasi nilai pendidikan yang berorientasi pada kemanusiaan. Menurutnya, proses pendidikan idealnya tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam realitas sosial masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menjadi pembelajaran nyata bagi mahasiswa tentang empati, tanggung jawab sosial, dan bagaimana ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dapat bermakna bagi kehidupan,” ujarnya.
Baca juga: Keluhan Opsen PKB Menguat, Ketua DPRD Banyumas Dorong Kajian Menyeluruh dan Transparan
Lebih dari sekadar aksi sosial, FTIK Care Peduli Bencana juga merefleksikan nilai-nilai keislaman, seperti ta’awun atau saling menolong, serta ukhuwah insaniyah atau persaudaraan kemanusiaan. Kehadiran mahasiswa di lokasi bencana dimaknai sebagai dukungan moral dan spiritual bagi warga yang sedang tertimpa musibah.
Salah satu warga penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian civitas akademika FTIK. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat berarti karena menghadirkan rasa diperhatikan dan dikuatkan di tengah situasi sulit.
Melalui program ini, FTIK UIN Saizu Purwokerto menegaskan peran strategis perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian sosial. Kampus hadir sebagai ruang pembelajaran empati yang nyata, tempat mahasiswa belajar langsung tentang arti solidaritas, kemanusiaan, dan pengabdian kepada sesama.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.