Banner Utama

Tren Lari Kian Menguat di Jawa Tengah, Jadi Gaya Hidup Sehat hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Daerah Olahraga
By Vivin  —  On Feb 01, 2026
Caption Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut berpartisipasi dalam Sriboga Run, Minggu (1/2/2026). (Foto : Dok. Kominfo Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Olahraga lari semakin diminati masyarakat Jawa Tengah dan menjelma sebagai gaya hidup sehat yang digemari berbagai kalangan. Selain mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya besar, olahraga ini juga dinilai mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Antusiasme tersebut terlihat dalam gelaran Sriboga Run yang diselenggarakan PT Sriboga Flour Mill di Kota Semarang, Minggu (1/2/2026). Ratusan peserta turut ambil bagian dalam kegiatan lari santai yang menghadirkan dua kategori jarak, yakni 3 kilometer dan 5 kilometer. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut berpartisipasi pada kategori 5 kilometer. Kehadirannya menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti karyawan perusahaan, tetapi juga masyarakat umum dari berbagai usia. Anak-anak, dewasa hingga lansia tampak antusias mengikuti lari santai tersebut. Sejumlah peserta bahkan hadir bersama balita dan mengenakan kostum unik, menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Tren positif olahraga lari juga terlihat di daerah lain di Jawa Tengah. Pada 25 Januari 2026, ribuan warga memadati Alun-alun Pati dalam ajang Pati Korpri Fun Run 5K. Selain berolahraga, kegiatan ini juga mengusung misi sosial melalui penggalangan donasi dari para peserta.

Presiden Direktur PT Sriboga Flour Mill, Naufal Arifin, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam Sriboga Run. Menurutnya, semangat peserta menjadi bukti bahwa olahraga lari telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

Baca juga: Salah Pilih Sepatu Olahraga Bisa Picu Cedera, Ini Panduan Menentukan yang Tepat

“Terima kasih kepada seluruh peserta atas antusiasme yang luar biasa. Yang terpenting, kita semua memulai dengan sehat dan mengakhiri kegiatan ini juga dengan sehat,” ujar Naufal.

Ia menjelaskan, Sriboga Run merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 PT Sriboga Flour Mill, sekaligus bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Sekda Sumarno menyampaikan, bahwa maraknya event lari di berbagai daerah memberikan dampak positif yang luas, termasuk bagi perekonomian lokal. Setiap gelaran mampu menarik peserta dan pengunjung, yang pada akhirnya menggerakkan sektor UMKM, pariwisata, dan jasa.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun mendorong seluruh 35 kabupaten/kota untuk mengembangkan event lari dengan ciri khas masing-masing daerah. Upaya tersebut telah terintegrasi dalam kalender event pariwisata Jawa Tengah 2026.

“Harapannya pada 2026, jumlah dan kualitas event lari semakin meningkat. Setiap daerah didorong memiliki agenda lari dengan keunikan lokalnya, sehingga mampu menarik minat wisatawan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Sumarno.

Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan

Dengan tren yang terus menguat, olahraga lari di Jawa Tengah kini tidak sekadar menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga wahana mempererat kebersamaan sosial dan menggerakkan roda pembangunan daerah.

Presiden Direktur PT Sriboga Flour Mill, Naufal Arifin, menyampaikan apresiasinya atas tingginya antusiasme masyarakat. Ia menilai semangat peserta menjadi bukti bahwa olahraga lari telah diterima luas sebagai aktivitas yang menyehatkan sekaligus menyenangkan.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menilai maraknya event lari memberikan dampak positif yang luas bagi daerah.

“Event lari bukan hanya soal olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat citra daerah,” kata Sumarno.

Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong seluruh 35 kabupaten/kota untuk mengembangkan event lari dengan keunikan masing-masing daerah. Upaya tersebut sejalan dengan kalender event pariwisata Jawa Tengah 2026 yang telah diluncurkan, dengan harapan olahraga lari dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: